Pria Ini Paling Bahagia Setelah Aksi Demonstrasi di Makassar

Namanya Daeng Sese. Usianya 51 tahun.Ia pemilik kedai makanan dan minuman instan di depan Komplek Perumahan Pelindo IV, Jl Sultan Alauddin, Makassar. 
Hidung Dg Sese mancung, tapi dia bukan keturunan Arab.

"Saya asli Galesong, Takalar Pak, bukan Arab," kata Dg Sese, menjawab pertanyaan Kepala Staf Kodam VII Wirabuana Brigjen TNI Hari Mulyono, di kedainya, Sabtu (31/3/2012) subuh.

Dg Sese mengaku, pasca-aksi panjang unjukrasa mahasiswa Makassar, dialah orang yang paling bahagia di Makassar, di penghujung bulan Maret ini.

"Saya orang biasaji pak, tidak tamat SD, istriku juga tidak cantikji, tapi banyakmi kenalanku selama demo BBMM ini. Termasuk bisa bicara lama sama panglima, di sini," katanya mengungkapkan rasa syukur dan alasannya kenapa dia pantas berbahagia.

Setidaknya ada tujuh alasan, kenapa Dg Sese, bahagia, selama aksi unjuk rasa mahasiswa.
"Kalau lihat anak mahasiswa demo tutup jalan diAlauddin, biasa ma pak, tapi dapat pelanggan aktivis tukang demo, mungkin jarang sama orang lain," ujar pria yang kulit dan rambutnya banya memutih ini, mengungkapkan satu alasan bahagianya.

Selama sebulan terakhir, kedainya kerap dijadikan tempat mangkal banyak aktivis mahasiswa dari UIN, UNM, dan Unismuh.

Alasan kedua kebahagiannya adalah, sekitar pukul 03.25wita, kedai di pertigaan Jl Alauddin dan jalan akses barat Komplek Permata Sari ini disambangi empat pejabat militer tertinggi di Sulawesi dan Makassar.

Usai meminta pendemo kembali masuk kampus, Pangdam VII Wirabuana (Mayjen TNI M Nizam), Kasdam VII/Wrb, Dandim 1406 BS Makassar Letkol TNI Muryadi, DanDenPOM Kodam VII, Asintel Kodam,dan Komandan Batalyon Artileri Medan (Armed) 76-7 Tarik Mayor TNI Arm Tardjo. 
Para perwira ini hampir satu jam duduk di kedainya.

Alasan ketiga, Dg Sese mendapatkan langsung ilmu menghitung dan mengatur modal dan keuntungan dagang dari mahasiswa dan pangdam. "Kita lihatmi tadi toh, panglima tulis-tulis di buku ini, diajarika itu cara hitung modal kalau BBMM naik atau tidak naik," ujarnya.
Alasan keempat, dia dan istrinya bisa foto bareng dengan pangdam dan kasdam.

Alasan kelima, sejak awal pekan lalu, karena jadi tempat mangkal aparat dan wartawan, dia banyak diwawancara wartawan. Termasuk, hari Kamis lalu, dia wawancara live di stasiun TV One soal efek demo. "Seperti tonga (serasa) aku artis masuk TV, baru banyak keluarga dan teman yang telpon ka," kata Dg Sese.

Alasan keenam, pangdam berjanji akan kerap mampir di kedainya. Alasan ketujuh kebahagianya, dagangannya diborong petugas, wartawan, mahasiswa demonstran. Subuh dinihari itu

sumber: TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR ,Thamzil Thahir

Postingan populer dari blog ini

Nama Panggilan Untuk Pacar Unik Tapi Mesra

Sebuah Kisah Nyata Tentang Perjuangan CINTA