Visit Here!!!!!!!

Translate Here!!!!!!!!!!!!!!

Rabu, 12 Desember 2012

Dua Hari Yang Tak Usah Dikhawatirkan


Oleh: Agatha Yunita

Dari tujuh hari dalam seminggu, sebenarnya ada dua hari yang tidak perlu Anda khawatirkan dan pikirkan. Coba tebak, hari apakah itu?

Sayangnya jawaban Anda tidak ada yang benar. Nih, Vemale kasih tahu yah. Dua hari yang tak perlu dikhawatirkan dalam seminggu adalah hari kemarin dan hari esok.

Siapa yang perlu mengkhawatirkan lagi hari kemarin?

Hari di mana semua kesalahan, kekurangan, kecewa, sakit hati Anda alami.

Hari di mana Anda kehilangan seseorang atau sesuatu yang Anda sayangi.

Hari di mana Anda merasa menjadi orang yang paling bodoh sedunia.

Hari di mana Anda menyakiti hati orang yang Anda cinta.

Hari di mana Anda merenda kebohongan.

Hari di mana Anda berbuat curang pada kekasih hati.

Hari di mana Anda mengalami kegagalan dan penolakan.

Hari di mana bahkan serupiahpun tak ada di dalam kantong Anda.

Tetapi bagaimanapun semua hari itu sudah berlalu. Hari itu sudah usai dan berapapun uang yang Anda punya, tak akan bisa dipakai untuk membeli dan mengembalikan masa lalu untuk diperbaiki.

Untuk itulah Anda tak perlu berulang kali menoleh ke belakang dan meratapi semua yang telah terjadi.

Dan hari lain yang tak perlu Anda khawatirkan lagi adalah hari esok.

Hari di mana Anda sangat penasaran akan banyak hal yang belum terjadi. Ya! BELUM TERJADI.

Hari di mana Anda tak tahu sampai kapan nafas Anda akan berlari, dan jantung Anda akan berhenti berdetak.

Hari di mana mungkin Anda berhasil, mungkin juga Anda gagal.

Hari di mana Anda mungkin akan bertemu dengan jodoh, atau terus sendirian.

Semuanya serba misteri.

Tetapi mengapa harus Anda khawatirkan? Mengapa harus Anda pikirkan kalau hari ini saja masih bisa Anda perjuangkan?

Dan jika hari ini adalah kesempatan Anda melakukan banyak hal. Lakukan hal-hal positif yang menggembirakan. Lakukan hal-hal yang tidak akan Anda sesali kemudian. Lakukan hal-hal yang Anda impikan. Lakukan hal-hal yang membuat orang-orang tersayang bahagia.

Kemudian Anda tak perlu lagi mengkhawatirkan hari kemarin... dan hari esok.

Donatur Besar Ini Hanyalah Penjual Sayur

Kita seringkali berpikir bahwa untuk bisa membantu orang yang membutuhkan, kita harus jadi orang kaya atau setidaknya punya banyak uang. Mungkin wanita ini menyetujui setengah dari pemikiran itu. Chen Shu Chu, seorang penjual sayur di Taiwan, berusaha mengumpulkan uang untuk membantu orang-orang yang kesusahan.

Ia bukan berusaha menjadi orang kaya yang membantu banyak orang, namun ia membantu dengan segala yang ia dapatkan dari berjualan sayur. Kurang lebih ia sudah mendonasikan sekitar Rp 3 miliar lebih dari hasil penjualannya. Menurut sebuah koran, Chen Shu Chu mengatakan, "Uang itu akan bernilai ketika kita gunakan untuk mereka yang membutuhkan." Hal ini ia lakukan karena ia terinspirasi dari pengalamannya saat masih kecil, di mana ia mengalami kesulitan dan kemiskinan.

Bila dijabarkan, uang Rp 3 miliar yang didonasikannya sudah digunakan sekitar Rp 320 juta untuk anak-anak, Rp 144 juta untuk membangun perpustakaan sekolahnya dan Rp 320 juta untuk anak yatim piatu di daerahnya. Meski sudah mendonasikan sebanyak itu, namun wanita ini tidak berencana untuk berhenti menjadi donatur.



Meski sudah menjadi pembicaraan di seluruh dunia, namun wanita ini tetap rendah hati. Ia tidak bercerita banyak, karena menurutnya tidak ada yang bisa diceritakan. Ia hanya menjual sayur dan kemudian mendonasikannya, tidak ada hal lain dan dia tidak sedang berkompetisi dengan orang kaya mana pun. Sikap terpuji ini membuatnya pernah masuk sebagai 100 orang paling berpengaruh di tahun 2010 dan memenangkan gelar kedermawanan dari Forbes Asia.

Lepas dari nilai fantastis yang sudah dihasilkannya, serta gelar yang dimiliki tas apa yang ia lakukan, mari kita sederhanakan pemikiran wah ini. Bahwa sebenarnya, semua ini dimulai hanya dari berjualan sayur di pasar. Sebuah tempat di mana perekonomian menengah ke bawah dimulai. Chen Shu Chu bukan pemilik saham perusahaan besar, namun ia sudah menanamkan saham kebaikan dalam hidupnya. Ia melakukan hal sederhana, namun menghasilkan perbuatan yang mengagumkan.

Wanita 59 tahun ini memulai harinya pukul 3 pagi ke pasar di mana toko sayurnya berada, kemudian ia akan pulang pukul delapan malam. Ia menjadi yang pertama datang dan menjadi yang terakhir pulang di pasar tersebut. Chen Shu Chu hanya butuh bekerja dan tempat untuk tidur, ia menggunakan uang seperlunya. Sebuah kehidupan yang sangat sederhana, jauh dari kemewahan.

Yang dapat kita pelajari dari ibu ini adalah tekadnya. Kita tidak perlu ikut-ikutan jualan sayur. Namun dengan apa yang kita miliki, kita bisa membantu orang-orang dengan cara yang tidak muluk-muluk. Chen Shu Chu telah menjadi legenda di Asia. Berkat apa yang ia lakukan, kini mulai muncul banyak orang yang membantu sesamanya di Asia. Bagaimana dengan Anda?



"Jangan sekedar bermimpi menjadi orang kaya, jadilah orang yang berhati kaya."

Menghadapi Masalah Hidup Bagai Memegang Segelas Air

Bila Vemale katakan, masalah hidup itu hanya seberat segelas air, pasti banyak dari Sahabat Vemale yang tidak percaya. Mungkin Anda akan berpikir Vemale tidak mengerti betapa beratnya masalah yang sedang Anda hadapi. Rasanya seperti tengah memangku bumi, berat sekali. Namun tidak ada salahnya bila sejenak kita pikirkan, pada dasarnya masalah ini memang seperti memegang segelas air. Tidak percaya?

Seorang Profesor memulai kelasnya dengan memegang sebuah gelas berisi air. Ia kemudian berkata kepada muridnya, "Berapa berat gelas ini?" Jawaban muridnya pun bermacam-macam. Ada yang menjawab 50 gram, 100 gram, 250 gram. Profesor pun berkata, "Kita tidak akan pernah tahu sampai kita menimbangnya."

Ia pun melanjutkan pertanyaan berikutnya, "Apa yang akan terjadi jika aku memegangnya untuk beberapa menit? Atau satu jam? Atau bahkan seharian?"

Kelaspun menjadi sunyi. Para murid sedikit bingung, namun juga memikirkan teka-teki dengan maksud yang tersurat ini. Hingga seorang murid berkata, "Anda pasti akan lelah dan tangan Anda pasti akan kram." Sang profesorpun mengangguk dan tersenyum penuh makna. Masih dengan memegang gelas air itu, ia kemudian bertanya, "Jadi, apa yang harus aku lakukan?" Seorang murid menjawab, "Turunkan saja gelasnya." Akhirnya profesor itu menurunkan gelas airnya dan mengatakan bahwa jawaban murid tersebut benar.

Anda pasti masih bertanya-tanya hubungan antara gelas air dan kehidupan. Lalu kenapa gelas itu diturunkan sih? Jadi klimaks dan esensinya di mana? Mari Vemale jelaskan sedikit mengenai teka-teki kehidupan ini.

Dalam hidup, masalah adalah segelas air yang dipegang oleh Profesor. Anda akan membiarkannya untuk beberapa saat dalam genggaman Anda, seperti Anda menggenggam masalah dalam pikiran anda. Semuanya akan terasa masih baik-baik saja. Namun, terus menerus membiarkan pikiran tersebut di kepala Anda tanpa melakukan apa-apa juga akan membebani Anda. Sama halnya dengan memegang gelas yang lama-lama akan lelah juga. Jadi, mengapa tidak kita turunkan 'gelas permasalahan' tersebut sebelum kita tidur? Dengan begitu, setidaknya Anda mempersilakan pikiran Anda beristirahat sejenak untuk kemudian bisa menghadapinya kembali dengan lebih baik esok hari.

15 Cara Unik Mengucapkan Terima Kasih

Bersyukur dan berterima kasih pada orang-orang yang Anda sayangi tidak harus selalu dengan ucapan terima kasih secara langsung. Ada beberapa orang yang grogi atau gugup jika secara langsung mengucapkan terima kasih akan arti kehadiran seseorang dalam hidupnya. 

15 cara di bawah ini bisa Anda jadikan alasan untuk selalu mengucapkan terima kasih pada orang yang selalu menyayangi Anda.
  1. Jangan lupakan kontak mata saat Anda mengucapkan terima kasih. Ketulusan Anda akan terpancar dari tatapan mata.
  2. Tuliskan ucapan terima kasih pada orang yang Anda sayangi. Tuliskan betapa berarti kehadiran mereka untuk Anda.
  3. Saat Anda jalan-jalan dan menemukan sebuah benda yang disukai sahabat atau keluarga, tidak ada salahnya membeli benda itu sebagai hadiah kecil. Hadiah tidak harus menunggu ulang tahun bukan?
  4. Buat sebuah kejutan bagi orang yang Anda sayangi. Bisa dengan mengajaknya pergi ke sebuah tempat atau sekedar memasakkan makanan kesukaannya.
  5. Jangan menunggu hari spesial untuk memberi pelukan pada seseorang dan mengatakan betapa mereka begitu berarti bagi Anda.
  6. Doakan orang-orang yang Anda sayangi dan menyayangi Anda. Doakan mereka dengan tulus agar selalu diberkahi kebahagiaan dan kesehatan.
  7. Hidup Anda bahagia, maka bagilah pada orang lain yang tidak seberuntung Anda. Jadilah sukarelawan pada kegiatan tertentu. Banyak sekali kegiatan sosial yang bisa Anda lakukan, mulai dari di dekat tempat tinggal, atau dalam dunia online.
  8. Tidak alasan untuk sibuk. Luangkan waktu 5 menit saja setiap minggu untuk bergantian menelepon kakek, nenek, paman, kerabat jauh, sahabat yang lama tak bertemu dan siapapun yang pernah mencerahkan kehidupan Anda.
  9. Berterima kasih pada rejeki yang diberikan Tuhan bisa Anda aplikasikan dalam bentuk sedekah. Berbagilah sedikit penghasilan Anda pada mereka yang membutuhkan.
  10. Anak selalu memberi kebahagiaan tersendiri. Jika Anda sudah memiliki buah hati, luangkan waktu untuk bermain bersama mereka. Rekam dalam video atau foto. Hal itu akan menjadi kenangan membahagiakan bagi Anda dan anak Anda.
  11. Sahabat Anda adalah orang yang juga berjasa dalam hidup Anda. Tidak ada salahnya meluangkan waktu untuk mereka. Berikan bahu Anda saat mereka butuh sandaran atau tempat untuk menangis.
  12. Seringkali kita tidak menyadari arti kehadiran seseorang hingga kita kehilangan. Karena itu, buatlah daftar nama-nama orang yang Anda sayangi atau berjasa dalam hidup Anda. Lalu bayangkan seandainya mereka tidak ada. Dengan begitu, Anda bisa merasakan kehadiran mereka begitu penting.
  13. Ingatlah hari ulang tahun atau hari spesial seseorang, jangan hanya mengandalkan Facebook. Ucapan selamat dari Anda pasti sangat berarti.
  14. Abadikan setiap kegiatan dalam bentuk foto atau video, entah itu acara yang berhubungan dengan Anda atau sekedar merekam untuk keluarga atau teman yang sedang mengadakan acara. Buatlah copy dalam bentuk CD, itu akan menjadi hadiah spesial untuk dikenang.
  15. Berterima kasih pada alam juga harus Anda lakukan, kehidupan Anda berjalan berkat alam. Cara paling mudah berterima kasih pada alam adalah membuang sampah pada tempatnya, menanam pohon di halaman rumah, dan selalu menjaga kebersihan lingkungan.

Sesungguhnya rasa terima kasih Anda akan membuat orang lain bersyukur akan dirinya sendiri. Jadi seringlah mengucapkan terima kasih, Anda bahagia, orang lain juga bahagia.