Visit Here!!!!!!!

Translate Here!!!!!!!!!!!!!!

Kamis, 31 Maret 2011

Ramalan Dunia dari tahun 2010 Sampai 5079.

Nabiah Baba Vanga telah memprediksi apa yang akan terjadi dalam 3000 tahun depan di dunia. Vanga (Vangelia) Pandeva lahir pada 31 Januari 1911 dan menghabiskan hidupnya tinggal di Bulgaria sampai dia meninggal pada 11 Agustus 1996. Ia kehilangan penglihatannya ketika ia berusia 12 tahun ketika ia tersapu oleh tornado. Dia ditemukan hidup dengan pasir di matanya, sehingga mengalami kebutaan. Vanga mulai membuat prediksi ketika ia berusia 16 tahun. Dia menjadi sangat terkenal karena karunia ini agak cepat. Banyak negarawan termasuk Hitler mengunjunginya dan dilaporkan bahwa Hitler meninggalkan rumahnya tampak sedih. Ramalan Dunia dari tahun 2010 Sampai 5079.

Prediksi Vanga paling mengejutkan adalah:
“Pada pergantian abad, pada bulan Agustus 1999 atau 2000, Kursk akan ditutupi dengan air, dan seluruh dunia akan menangis di atasnya.” (1980)

Prediksi tidak masuk akal saat itu. Sayangnya, dua puluh tahun kemudian, hal itu banyak yang percaya, ketika kapal selam nuklir Rusia tenggelam dalam kecelakaan pada bulan Agustus 2000. Kapal selam itu bernama Kursk. Kursk – kota (setelah mana kapal selam itu bernama), bisa tidak berarti telah tertutup dengan air (mungkin itu sebabnya dia tampak begitu realistis prediksi pada awalnya).

“Mengerikan,mengerikan ! Saudara-saudara Amerika akan jatuh setelah diserang oleh burung-burung baja. Serigala akan melolong dalam semak, dan banyak orang tak berdosa menjadi korban. “(1989)

Terjadi seperti yang diperkirakan. World Trade Center Towers di New York runtuh setelah serangan teroris pada 11 September 2001. WTC Towers itu dijuluki “Kembar” atau “Brothers.” Para teroris mengantar penumpang pesawat – “burung besi” – ke dalam menara. “Semak” jelas berkaitan dengan nama keluarga presiden AS saat itu.

Anda dapat tertawa dan menolaknya, atau menjadi paranoid. Faktanya adalah tidak ada yang tahu apakah semua itu akan menjadi kenyataan atau tidak, jadi saya rasa kita harus menunggu dan melihatnya.

2010 – Awal Perang Dunia ke 3. Perang akan dimulai pada bulan November. 2010 dan akan berakhir pada bulan Oktober 2014. menggunakan senjata nuklir dan kimia.

2011 – Karena hujan radioaktif di belahan bumi utara – tidak ada hewan atau tumbuh-tumbuhan akan tertinggal.

2014 – Sebagian besar orang di dunia ini akan memiliki kulit kanker kulit dan penyakit yang terkait. (sebagai akibat dari perang kimia)

2016 – Eropa hampir gak ada yang menempati

2018 – Cina menjadi kekuatan dunia baru.

2023 – orbit Bumi akan berubah sedikit

2028 – Pengembangan sumber energi baru. (Mungkin controller reaksi termonuklir) Kelaparan perlahan berhenti menjadi masalah. Dapat Mengemudikan pesawat luar angkasa samapi ke Venus.

2033 – es di kutub utara dan selatan mencair.

2043 – Dunia ekonomi makmur. Muslim menjalankan Eropa.

2046 – Setiap organ dapat diproduksi secara massal. Pertukaran organ tubuh menjadi metode pengobatan favorit.

2076 – Tidak ada masyarakat kelas (komunisme)

2088 – penyakit baru mewabah. – Orang-orang mulai tua dalam hitungan detik.

2097 – Penyakit tua itu mulai sembuh.

2100 – Manusia dibuat Matahari menerangi sisi gelap dari planet bumi.

2111 – Orang-orang menjadi robot.

2123 – Perang di antara negara-negara kecil.

2125 – Kelaparan di seantero bumi (Orang-orang akan teringat Vanga lagi)

2130 – Koloni di bawah air (saran dari orang asing)

2154 – Hewan menjadi setengah manusia.

2167 – agama baru muncul.

2170 – kekeringan di seantero bumi.

2183 – Koloni di Mars menjadi negara nuklir dan meminta kemerdekaan dari Bumi.

2187 – Berhasil menghentikan 2 letusan gunung berapi.

2195 – Koloni Laut sepenuhnya dikembangkan, energi dan makanan berlimpah

2196 – Kendali campuran antara Asia dan Eropa.

2201 – proses termonuklir lambat. Suhu turun.

2221 – Dalam pencarian kehidupan di luar Bumi, manusia berhubungan dengan semua hal yang mengerikan.

2256 – Spaceship freighting membawa penyakit baru ke dalam bumi.

2262 – Orbit planet mulai berubah secara bertahap.

2271 – Hukum-hukum fisika berubah

2273 – Mencampurnya Ras kuning, putih dan hitam. Ras baru muncul.

2279 – Tidak ada Energi (mungkin dari vakum atau lubang hitam).

2288 – Perjalanan kembali ke masa lalu (Sisa Perjalanan diciptakan?). Kontak baru dengan orang asing.

2291 – Matahari mendingin. Upaya-upaya sedang dilakukan untuk menyalakannya lagi.

2296 – Perubahan gaya gravitasi.

2299 – Di Perancis, ada pemberontakan terhadap Islam.

2302 – Misteri tentang alam semesta yang terungkap.

2304 – Misteri Bulan terungkap.

2341 – Sesuatu yang mengerikan mendekati Bumi dari ruang angkasa.

2354 – Kekeringan.

2371 – Kelaparan dimana mana.

2378 – Ras baru tumbuh dengan cepat.

2480 – Dua pria membuat matahari akan bertabrakan. Bumi berada dalam kegelapan.

3.005 – Perang di Mars. Lintasan planet perubahan.

3010 – Komet menabrak Bulan. Sekitar Bumi – cincin / zona dari batu dan debu.

3.797 – Pada saat itu di Bumi membunuh semua kehidupan, tetapi manusia akan dapat meletakkan dasar bagi kehidupan baru di sistem bintang lain.

3.803 – Sebuah planet baru dihuni oleh sedikit orang, Iklim planet baru mempengaruhi organisme orang – mereka bermutasi.

3.805 – Perang antara manusia memperebutkan sumber daya.

3.815 – Perang sudah usai

3.854 – Perkembangan peradaban hampir berhenti.

4.302 – kota-kota baru tumbuh di dunia. pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi baru.

4.302 – Perkembangan ilmu pengetahuan. Para ilmuwan menemukan dalam keseluruhan dampak dari semua penyakit dalam perilaku organisme.

4.304 – Ditemukan cara untuk mengobati semua penyakit.

4.308 – Karena mutasi pada akhirnya orang mulai menggunakan otak mereka lebih dari 34%. Benar-benar kehilangan pengertian tentang kejahatan dan kebencian.

4.509 – Memahami Allah.

4.599 – Orang orang mencapai keabadian.

4.674 – Perkembangan peradaban telah mencapai puncaknya. Jumlah orang yang hidup di planet yang berbeda adalah 340 miliar. Asimilasi dimulai dengan alien.

5.076 – Sebuah batas alam semesta. Dengan itu, tak ada yang tahu.

5.078 – Keputusan untuk meninggalkan batas-batas alam seesta. Sementara sekitar 40 persen dari populasi yang menentangnya.

5.079 – End of the World

Percaya atau tidak? Terserah Anda pembaca
intinya... kita harus percaya pada keyakinan kita. kepercayaan kita.
so....:)

Rabu, 30 Maret 2011

Bener-bener Dosen Jenius

ada suatu mata kuliah matematika di sebuah perguruan tinggi negeri yang terkenal di dunia, seorang dosen prof. sedang mengajar tentang teori matematikanya, dosen tersebut menerangkan dengan seksama dan sejelas jelasnya, suasana kuliah hening dan menyeramkan, tiba-tiba lonceng kampus berbunyi tanda berakhirnya mata kuliah matematika. Tiba-tiba di tengah keheningan kelas seorang mahasiswa berdiri dan memberi tepuk tangan kepada dosen, semua mahasiswa dan mahasisiwi tercengan melihatnya,

Mahasiswa : Luar biasa (sambil tepuk tangan)
Dosen : anda yang berdiri! Mengapa anda bertepuk tangan dan berdiri?
Mahasiswa : saya sangat takjub dengan teori dan metode yang bapak kemukakan, bahkan anda lebih hebat dari penemu rumus matematika di dunia.
Dosen : (mendengar pernyataan itu dosen tersenyum dan kaget) Terima kasih.
karena mata kuliah berakir kita berjumpa lagi minggu depan.

……

Sesampainya di rumah dosen pun memikirkan apa perkataan mahasiswanya, apakah benar dia sehebat itu, bahkan dari aristoteles ataupun Einstein sekalipun, sang dosen penasaran dan senyum senyum bangga, ingin bertanya jawab lagi dengan mahasiswanya minggu depan.

…….

Pertemuan berikutnya, dengan besar kepala dan senyuman, sang dosen mengajar di kelas matematika tersebut dan langsung melontarkan pertanyaan kepada mahasiswanya yang telah memberinya tepuk tangan minggu lalu,
Dosen : Anda yang bertepuk tangan minggu lalu, silahkan berdiri, mengapa anda memberi penyataan seperti minggu lalu.

Mahasiswa : Benar pak, saya membaca artikel bahwa pemikiran aristoteles hanya bisa di pahami oleh 5 orang saja di seluruh dunia ini, sedangkan teori yang bapak kemukakan tidak satupun dari seluruh mahasiswa di kampus ini yang memahami. Bapak begitu luar biasa
Dosen : ???????!!!!!!!!!!

Foto Patung Paling Aneh di Dunia.

Patung paling aneh unik dan ajaib di Dunia yang di buat manusia, foto foto patung terunik yang ada di seluruh dunia terangkum dalam bentuk gambar-gambar unik. Berikut ini foto patung paling aneh unik dan ajaib di Dunia.

1. Patung Fremont Troll
2. Patung De Vaartkapoen
3. Patung Eating a Biscuit Together
4. Patung Frustasi
5. Patung Orang di Trotoar




Keindahan alam......





Selasa, 29 Maret 2011

SEBUAH PELAJARAN UNTUK DISAMPAIKAN

Namanya Ny. Thompson. Ia berdiri di depan ruang kelas 5 pada hari pertama tahun pengajaran, dan berbohong kepada murid-muridnya.

Seperti kebanyakan pengajar, ia memandang ke seluruh murid dan berkata bahwa ia memperhatikan seluruh murid dengan adil. Tetapi hal itu tidak mungkin, karena di barisan depan, ada seorang anak yang duduk dengan menggelesot namanya Teddy Stoddard.

Ny. Thompson sudah mengawasi Teddy setahun sebelumnya dan ia memperhatikan bahwa dia tidak bisa bermain dengan baik dengan anak-anak yang lain karena bajunya morat marit dan terlihat selalu perlu untuk dimandikan. Dan Teddy bisa jadi tidak suka.

Itu semua mendapat penilaian, dimana Ny.Thompson kenyataannya akan memberikan tanda khusus di laporan Teddy dengan tinta merah besar, membuat X tebal dan memberi tanda F besar di atas kertas laporan Teddy.

Di sekolah tempat Ny.Thompson mengajar, ia diminta untuk melihat ulang catatan murid-muridnya di tahun sebelumnya, dan ia membiarkan cacatan Teddy di giliran terakhir. Saat membaca catatan Teddy ia terkejut.

Guru kelas satu Teddy menulis,Teddy adalah anak yang cemerlang dan ceria. Ia mengerjakan perkerjaannya dengan rapi dan memiliki hal-hal yang baik. Ia membawa kegembiraan bagi sekitarnya.

Guru kelas duanya menulis, Teddy adalah murid yang sempurna, sangat disukai oleh seluruh temannya, tetapi ia terganggu karena ibunya sakit stroke dan untuk tinggal di rumah adalah suatu perjuangan bagi Teddy.

Guru kelas tiganya menulis, Ia mendengar kematian ibunya. Ia berusaha untuk melakukan yang terbaik, tetapi ayahnya tidak menunjukkan ketertarikannya dan kehidupan di rumah akan segera mempengaruhinya jika tidak ada langkah-langkah yang dilakukan.

Guru kelas empat Teddy menulis, Teddy menjadi mundur dan tidak tertarik ke sekolah. Ia tidak punya banyak teman dan terkadang tertidur di kelas.

Setelah itu, Ny. Thompson menyadari masalahnya dan dia malu terhadap dirinya sendiri. Ia merasa tidak enak ketika murid-muridnya membawa hadiah natal, dibungkus dengan pita-pita yang indah dan kertas yang menyala, kecuali pemberian Teddy. Hadiah dari Teddy kumal bentuknya dan dibungkus dengan kertas coklat yang diambil dari tas belanja.

Ny.Thompson dengan terharu membuka kado Tedy ditengah-tengah kado yang lain. Anak-anak mulai tertawa saat ia menemukan gelang batu dimana beberapa batunya hilang, dan sebuah botol yang berisi parfum setengahnya.Tetapi ia menyuruh murid-muridnya diam dan menyatakan bahwa gelang pemberian Teddy sangat indah, serta mengoleskan parfum dipergelangan tangannya.

Setelah sekolah usai, Teddy Stoddard tetap tinggal, menunggu cukup lama untuk mengatakan, Ny. Thompson, hari ini bau wangi anda seperti ibu saya. Setelah murid-muridnya pergi, Ny.Thompson menangis hampir selama satu jam. Hari berikutnya Ny.Thompson berhenti untuk mengajar membaca, menulis dan aritmatika. Sebagai gantinya ia mulai mengajar anak didiknya.

Ny. Thompson memberi perhatian khusus kapada Teddy. Selama bekerja dengannya, pikiran Teddy mulai hidup. Semakin ia mendorong Teddy, semakin cepat Teddy memberikan tanggapan.


Di akhir tahun, Teddy menjadi anak terpandai di kelas, akan tetapi Ny. Thompson jadi berbohong dengan mengatakan bahwa ia akan memperhatikan murid-muridnya secara adil, karena Teddy telah menjadi murid kesayangannya.

Satu tahun berlalu, Ny. Thompson menemukan sebuah surat dibawah pintu, dari Teddy,
yang mengatakan bahwa ia adalah guru terbaik yang pernah dimiliki sepanjang hidupnya.

Enam tahun berlalu sebelum ia menerima surat yang lain dari Teddy. Ia menulis sudah
menamatkan SMU, ranking tiga di kelas, dan Ny. Thompson tetap guru terbaik yang pernah
dimiliki sepanjang hidupnya.

Empat tahun berikutnya, ia menerima surat yang lain, mengatakan bahwa saat orang memikirkan banyak hal, ia tetap tinggal di sekolah dan mempertahankannya, dan segera lulus dari akademi
dengan penghargaan tertinggi. Dia meyakinkan Ny. Thompson, bahwa dia tetap guru yang disukai dan paling baik yang pernah dimiliki sepanjang hidupnya.

Kemudian empat tahun berlalu dan surat yang lain datang lagi.Saat ini dia menjelaskan setelah menyelesaikan gelar sarjananya, dia memutuskan untuk melanjutkan sedikit lagi. Surat itu menjelaskan bahwa Ny. Thompson tetap guru yang disukai dan paling baik yang pernah
dimiliki sepanjang hidupnya. Tetapi namanya telah sedikit lebih panjang surat ditanda tangani oleh Theodore F. Stoddard, MD.

Kisahnya tidak berakhir disini. Masih ada surat lagi pada musim semi itu. Teddy berkata bahwa ia bertemu dengan seorang gadis dan merencanakan untuk menikah. Ia mengatakan bahwa ayahnya telah meninggal beberapa tahun yang lalu dan dia berharap Ny. Thompson bersedia duduk di kursi yang biasanya disediakan untuk ibu pengantin. Tentu saja Ny. Thompson bersedia. Dan coba tebak apa berikutnya?
Ny. Thompson mengenakan gelang batu dimana beberapa batunya telah hilang. Dan ia memastikan memakai parfum yang diingat Teddy dipakai ibunya pada Natal sebelumnya bersama-sama. Mereka berpelukan, dan Dr. Stoddard berbisik di telinga Ny. Thompson,
Terima kasih Ny. Thompson, anda mempercayai saya. Terima kasih karena sudah membuat saya merasa begitu penting dan memperlihatkan bahwa saya dapat membuat perubahan.

Ny. Thompson dengan air mata berlinang, balik berbisik. Ia berkata,Teddy, semua yang
kamu katakan keliru.Kamu adalah orang yang telah mengajari bahwa aku dapat membuat
perubahan. Aku sungguh-sungguh tidak tahu bagaimana caranya mengajar sampai bertemu denganmu.

Hangatkan hati seseorang hari ini teruskan mail ini kepada yang lain.
Tolong ingatlah bahwa kemana pun kamu pergi, apa pun yang kamu lakukan, kamu akan punya kesempatan untuk menyentuh atau merubah diri seseorang.

Cobalah lakukan hal itu dengan cara yang positif. Teman adalah malaikat yang mengangkat kita ke atas kaki kita, saat sayap kita bermasalah untuk mengingat bagaimana caranya terbang.


Sayap-Sayam Patah

Wahai langit .... Tanyakan pada-Nya Mengapa Dia menciptakan sekeping hati ini .... Begitu rapuh dan mudah terluka .... Saat dihadapkan dengan duri-duri cinta Begitu kuat dan kokoh .... Saat berselimut cinta dan asa .... Mengapa Dia menciptakan rasa sayang dan rindu di dalam hati ini .... Mengisi kekosongan di dalamnya Menyisakan kegelisahan akan sosok sang kekasih Menimbulkan segudang tanya .... Menghimpun berjuta asa .... Memberikan semangat juga meninggalkan kepedihan yang tak terkira .... Mengapa Dia menciptakan kegelisahan dalam jiwa .... Menghimpit bayangan .... Menyesakkan dada .... Tak berdaya melawan gejolak yang menerpa .... Wahai ilalang .... Pernahkan kau merasakan rasa yang begitu menyiksa ini ? Mengapa kau hanya diam .... Katakan padaku .... Sebuah kata yang bisa meredam gejolak jiwa ini .... Sesuatu yang dibutuhkan raga ini .... Sebagai pengobat rasa sakit yang tak terkendali .... Desiran angin membuat berisik dirimu ....
Seolah ada sesuatu yang kau ucapkan padaku .... Aku tak tahu apa maksudmu .... Hanya menduga .... Bisikanmu mengatakan ada seseorang di balik bukit sana .... Menunggumu dengan setia .... Menghargai apa arti cinta .... Hati terjatuh dan terluka .... Merobek malam menoreh seribu duka .... Kukepakkan sayap - sayap patahku .... Mengikuti hembusan angin yang berlalu .... Menancapkan rindu .... Di sudut hati yang beku .... Dia retak, hancur bagai serpihan cermin .... Berserakan .... Sebelum hilang diterpa angin .... Sambil terduduk lemah Ku coba kembali mengais sisa hati .... Bercampur baur dengan debu .... Ingin ku rengkuh .... Ku gapai kepingan di sudut hati .... Hanya bayangan yang ku dapat .... Ia menghilang saat mentari turun dari peraduannya .... Tak sanggup kukepakkan kembali sayap ini .... Ia telah patah .... Tertusuk duri
Khalil Gibran

Aku Bahagia

Beberapa waktu yang lalu, di wadah kau muda gereja. Dikelompokku, kami ditemani 1 orang dari Anggota Choice. Dia membuka Sharing dengan menceritakan tentang keluarganya. Dia adalah seorang perantau dari Nias. Waktu bencana Tsunami keluarganya meninggal semua. Walau dia bercerita dengan tenang dan berusaha untuk tegar, tetapi sorot matanya memancarkan sejuta duka dan beban pikiran. Kemudian salah satu temanku bercerita keluarganya. Keluarganya adalah broken homes. Sejak kecil orang tuanya sudah bercerai. Ayahnya seorang keras. Menurut ceritanya dia sering di pukuli. Dari sorot matanya, temanku ini menyimpang segudang permasalahan. Sepertinya dia ingin menangis. Tetapi ketegaran hatinya berhasil membekuankan air matanya dan merubahnya menjadi pecahan cristal di bola matanya. dikelompok lain malah berhasilkan semua bebanya lewat air mata yang membasahi pipinya.
Semua orang mau kecil atau besar, pasti mempunyai masalah. Entah itu dengan keluarganya, dengan pacarnya, dengan sahabatnya atau masalah di kantor. Initinya semua manusia pasti memiliki masalah.
Seorang sahabatku bercerita, kalau dia sedang menghadapi banyak masalah diskulnya… ditambah lagi masalah orangtuanya yang sudah pisah ranjang. Dia merasa bahwa masalahnya lebih banyak dan lebih besar dari pada orang-orang yang juga memiliki masalah. Kemudian dia membandingkan saya yang tidak punya masalah. Kesimpulan itu dia ambil karena saya selalu terlihat bahagia… Kemudian saya bercerita tentang hidupku.

Sejak kelas 4 SD, saya sudah berpisah dengan orang tua. Hidup jauh dari keluarga dan saudara. Bahkan sampai sekarang saya belum pernah melihat saudara-saudara saya. Waktu saya akan mengikuti UAN di SMP, Ibu saya meninggal. Sekarang saya numpang tinggal sebuah keluarga yang menampung saya. Singkat kata saya adalah orang yang kurang kasih sayang.hahahahhaah (sambil tertawa). Kemudian sahabat saya mengatakan mengapa kau masih bisa tertawa dengan masalahmu yang terjadi.???
Kalau semua orang merasa dirinya punya masalah yang banyak. Saya sebaliknya. Saya termasuk orang yang selalu memikirkan kalau saya ini adalah orang yang tidak mempunyai masalah. Bukan mau dibilang sok tegar tapi nda tau jugan napa… kadang saya berpikir bila Seseorang yang memikirkan dia mempunyai banyak masalah maka dia akan terus terbebani oleh masalah itu, sebaliknya jika kita menangapi masalah itu seperti angin lalu sembali mencari solusix maka, saya rasa hidup ini akan bahagia. Mau masalah besar ,kecil pasti kita mampu mehadapix.
Saya pernah membaca sebuah cerita yang pernah saya di salah satu buku. Ceritax gini….
Pak tua itu tersenyum, mengambil sebuah gelas, mengisinya dengan air, dan mengambil segenggam garam dari kantungnya, dan mengaduk garam dan air di gelas tersebut,... ....'cobalah kau minum ini nak,...' katanya pelan,... pemuda itu meminumnya dan langsung menyemburkannya kembali,.... 'bagaimana rasanya nak,...?' tanya pak tua,.... 'wuah,..... asin, ndak karuan,....' jawab pemuda agak marah,.... pak tua tersenyum,.. .. diajaknya pemuda kesebuah telaga tidak jauh dari mereka,..... pak tua mengambil lagi segenggam garam dari kantungnya,. . mengaduk garam di air telaga,... lalu disuruhnya pemuda itu minum air telaga tersebut,... .'nah,... bagaimana rasanya sekarang,... ?' 'segar pak,...' jawab pemuda itu ber seri2,....' nah anak muda,....garam itu adalah segala sesuatu yang terjadi dalam hidupmu,.... gelas, dan telaga adalah hatimu,.... apabila hatimu sesempit gelas,.. maka segala kejadian dalam hidupmu akan terasa sangat menyusahkan, .......namun, apabila hatimu seluas telaga, maka segala kejadian tidak akan terlalu mempengaruhi mu,.....bukankah kau masihmuda,.. .. mempunyai pikiran2 dan ide2 yang cemerlang,.. . kesehatan,.. waktu yang panjang,.... . nah, mulailah hidupmu kembali,.... .jangan hanya meratapi yang sudah terjadi,.... ...' kata pak tua sambil berlalu.
Kawan….. bahagiakan hidupmu… walau hidup ini seperti benang kusut setapi jalani hidupi ini dengan santai kawan… Bekerjalah seolah anda tidak memerlukan uang, Mencintailah seolah anda tidak pernah dikecewakan, Dan menari & nyanyilah seolah tidak ada yang nonton. DALAM GELAPNYA MALAM, KITA JUSTRU DAPAT MELIHAT INDAHNYA BINTANG ..!!!

Senin, 28 Maret 2011

Peter dan Tina

Peter dan Tina sedang duduk bersama di taman kampus tanpa melakukan apapun, hanya memandang langit sementara sahabat-sahabat mereka sedang asik bercanda ria dengan kekasih mereka masing-masing.

Tina: "Duh bosen banget. Aku harap aku juga punya pacar yang bisa berbagi waktu denganku."

Peter: "kayaknya cuma tinggal kita berdua deh yang jomblo. cuma kita berdua saja yang tidak punya pasangan sekarang." (keduanya mengeluh dan berdiam beberapa saat)

Tina: "Kayaknya aku ada ide bagus deh. kita adakan permainan yuk?"
Peter: "Eh? permainan apaan?"
Tina: "Eng... gampang sih permainannya. Kamu jadi pacarku dan aku jadi pacarmu tapi hanya untuk 100 hari saja. gimana menurutmu?"
Peter: "baiklah... lagian aku juga gada rencana apa-apa untuk beberapa bulan ke depan."

Tina: "Kok kayaknya kamu gak terlalu niat ya... semangat dong! hari ini akan jadi hari pertama kita kencan. Mau jalan-jalan kemana nih?"

Peter: "Gimana kalo kita nonton saja? Kalo gak salah film The Troy lagi maen deh. katanya film itu bagus"

Tina: "OK dech.... Yuk kita pergi sekarang. tar pulang nonton kita ke karaoke ya...ajak aja adik kamu sama pacarnya biar seru."

Peter : "Boleh juga..."
(mereka pun pergi nonton, berkaraoke dan Peter mengantarkan Tina pulang malam harinya)

Hari ke 2:
Peter dan Tina menghabiskan waktu untuk ngobrol dan bercanda di kafe, suasana kafe yang remang-remang dan alunan musik yang syahdu membawa hati mereka pada situasi yang romantis. Sebelum pulang Peter membeli sebuah kalung perak berliontin bintang untuk Tina.

Hari ke 3:
Mereka pergi ke pusat perbelanjaan untuk mencari kado untuk seorang sahabat Peter. Setelah lelah berkeliling pusat perbelanjaan, mereka memutuskan membeli sebuah miniatur mobil mini. Setelah itu mereka beristirahat duduk di foodcourt, makan satu potong kue dan satu gelas jus berdua dan mulai berpegangan tangan untuk pertama kalinya.

Hari ke 7:
Bermain bowling dengan teman-teman Peter. Tangan Tina terasa sakit karena tidak pernah bermain bowling sebelumnya. Peter memijit-mijit tangan Tina dengan lembut.

Hari ke 25:
Peter mengajak Tina makan malam di Ancol Bay. Bulan sudah menampakan diri, langit yang cerah menghamparkan ribuan bintang dalam pelukannya. Mereka duduk menunggu makanan, sambil menikmati suara desir angin berpadu dengan suara gelombang bergulung di pantai. Sekali lagi Tina memandang langit, dan melihat bintang jatuh. Dia mengucapkan suatu permintaan dalam hatinya.

Hari ke 41:
Peter berulang tahun. Tina membuatkan kue ulang tahun untuk Peter. Bukan kue buatannya yang pertama, tapi kasih sayang yang mulai timbul dalam hatinya membuat kue buatannya itu menjadi yang terbaik. Peter terharu menerima kue itu, dan dia mengucapkan suatu harapan saat meniup lilin ulang tahunnya.

Hari ke 67:
Menghabiskan waktu di Dufan. Naik halilintar, makan es krim bersama,dan mengunjungi stand permainan. Peter menghadiahkan sebuah boneka teddy bear untuk Tina, dan Tina membelikan sebuah pulpen untuk Peter.

Hari ke 72:
Pergi Ke PRJ. Melihat meriahnya pameran lampion dari negeri China. Tina penasaran untuk mengunjungi salah satu tenda peramal. Sang peramal hanya mengatakan "Hargai waktumu bersamanya mulai sekarang" kemudian peramal itu meneteskan air mata.

Hari ke 84:
Peter mengusulkan agar mereka refreshing ke pantai. Pantai Anyer sangat sepi karena bukan waktunya liburan bagi orang lain. Mereka melepaskan sandal dan berjalan sepanjang pantai sambil berpegangan tangan,merasakan lembutnya pasir dan dinginnya air laut menghempas kaki mereka. Matahari terbenam, dan mereka berpelukan s eakan tidak ingin berpisah lagi.

Hari ke 99:
Peter memutuskan agar mereka menjalani hari ini dengan santai dan sederhana. Mereka berkeliling kota dan akhirnya duduk di sebuah taman kota.

15:20 pm
Tina: "Aku haus. Istirahat dulu yuk sebentar. "
Peter: "Tunggu disini, aku beli minuman dulu. Aku mau teh botol saja. Kamu mau minum apa?"
Tina: "Aku saja yang beli. kamu kan capek sudah menyetir keliling kota hari ini. Sebentar ya"
Peter mengangguk. kakinya memang pegal sekali karena dimana-mana Jakarta selalu macet.

15:30 pm
Peter sudah menunggu selama 10 menit and Tina belum kembali juga. Tiba-tiba seseorang yang tak dikenal berlari menghampirinya dengan wajah panik.

Peter : "Ada apa pak?"
Orang asing: "Ada seorang perempuan ditabrak mobil. Kayaknya perempuan itu adalah temanmu"
Peter segera berlari bersama dengan orang asing itu.

Disana, di atas aspal yang panas terjemur terik matahari siang, tergeletak tubuh Tina bersimbah darah, masih memegang botol minumannya.
Peter segera melarikan mobilnya membawa Tina ke rumah sakit terdekat.
Peter duduk diluar ruang gawat darurat selama 8 jam 10 menit.
Seorang dokter keluar dengan wajah penuh penyesalan.

23:53 pm
Dokter: "Maaf, tapi kami sudah mencoba melakukan yang terbaik. Dia masih bernafas sekarang tapi Yang kuasa akan segera menjemput. Kami menemukan surat ini dalam kantung bajunya." Dokter memberikan surat yang terkena percikan darah kepada Peter dan dia segera masuk ke dalam kamar rawat untuk melihat Tina. Wajahnya pucat tetapi terlihat damai.
Peter duduk disamping pembaringan tina dan menggenggam tangan Tina dengan erat.
Untuk pertama kali dalam hidupnya Peter merasakan torehan luka yang sangat dalam di hatinya. Butiran air mata mengalir dari kedua belah matanya. Kemudian dia mulai membaca surat yang telah ditulis Tina untuknya.

"Dear Peter...
ke 100 hari kita sudah hampir berakhir. Aku menikmati hari-hari yang kulalui bersamamu. Walaupun kadang-kadang kamu jutek dan tidak bisa ditebak,tapi semua hal ini telah membawa kebahagiaan dalam hidupku.
Aku sudah menyadari bahwa kau adalah pria yang berharga dalam hidupku. Aku menyesal tidak pernah berusaha untuk mengenalmu lebih dalam lagi sebelumnya.
Sekarang aku tidak meminta apa-apa, hanya berharap kita bisa memperpanjang hari-hari kebersamaan kita. Sama seperti yang kuucapkan pada bintang jatuh malam itu di pantai,Aku ingin kau menjadi cinta sejati dalam hidupku. Aku ingin menjadi kekasihmu selamanya dan berharap kau juga bisa berada disisiku seumur hidupku. Peter, aku sangat sayang padamu."

23:58
Peter: "Tina, apakah kau tahu harapan apa yang kuucapkan dalam hati saat meniup lilin ulang tahunku? Aku pun berdoa agar Tuhan mengijinkan kita bersama-sama selamanya. Tina, kau tidak bisa meninggalkanku! hari yang kita lalui baru berjumlah 99 hari! Kamu harus bangun dan kita akan melewati puluhan ribu hari bersama-sama! Aku juga sayang padamu, Tina. Jangan tinggalkan aku, jangan biarkan aku kesepian! Tina, Aku sayang kamu...!"

Jam dinding berdentang 12 kali.... jantung Tina berhenti berdetak.
Hari itu adalah hari ke 100...

PS:
Katakan perasaanmu pada orang yang kau sayangi sebelum terlambat.
Kau tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi besok.
Kau tidak akan pernah tahu siapa yang akan meninggalkanmu dan tidak akan pernah kembali lagi.


Apakah Botol Yang Kau Bawa Pecah?

zDr. Lin Ting Tung adalah orang Taiwan pertama yang menjadi dokter dan menjadi kristen, Ini terjadi pada akhir abad ke-19. Ia bekerja di rumah sakit kecil yang dirintis oleh Dr. Maxwell, seorang misionaris Inggris. Ketika itu tingkat kesehatan masyarakat di Taiwan sangat rendah dan cara pengobatan masih sangat sederhana.
Pada suatu hari seorang anak datang ke rumah sakit itu dan meminta obat untuk ibunya yang sedang demam akibat malaria. Anak ini berjalan lebih dari dua jam dari desanya ke rumah sakit melalui jalan setapak melewati hutan dan sawah. Ketika nama ibunya dipanggil, anak ini langsung bangkit dari bangkunya, meraih botol obat dan bergegas pulang.
Sore harinya pukul lima, ketika kamar obat akan ditutup, seorang perawat tampak bingung dan berbisik, "Dokter Lin, botol obat untuk pasien malaria masih ada disini. Tetapi ada satu botol yang hilang. Isinya disinfektan. Dr. Lin terkejut, diperiksanya botol yang tertinggal, benar isinya obat malaria. Jadi, anak tadi membawa botol yang salah! Botol-botol dikamar obat itu memang berbentuk sama dan berwarna sama lagipula, baik obat malaria maupun disinfektan sama-sama cairan.
"Celaka kita. ibu itu bisa mati. Disinfektan itu obat keras pembunuh kuman untuk kamar operasi. Kalau sampai diminum, usus bisa terbakar dan orang itu akan mati" ujar Dr. Lin dengan wajah pucat. Segera mereka melaporkan peristiwa ini kepada Dr. Maxwell. Ia juga terkejut. "Sekarang pukul lima, anak itu pergi dari sini pukul tiga jadi ia sudah hampir tiba. Tidak mungkin kita mengejarnya. Kita tidak tahu jalan ke desa itu," ujar Dr. Maxwell.
Dr. Maxwell termenung. lalu ia berkata, "Mulai hari ini semua obat keras tidak boleh diletakkan diatas meja. Sekarang panggil semua karyawan untuk berkumpul. Kita akan berdo'a," Begitulah semua orang yang bekerja di rumah sakit itu berkumpul dan berdo'a. Dr. Maxwell berdo'a, "Tuhan, telah kami membuat kecerobohan. Ampunilah kami. Nyawa seorang ibu sedang terancam. Tolonglah dia, cegahlah dia agar tidak meminum obat yang salah itu......"
Malam harinya Dr. Lin berdinas malam. Ia harus bertanggung jawab atas kematian ibu ini. Esok harinya, ketika masih subuh pintu diketuk. Ternyata itu anak yang kemarin membawa botol yang keliru. Mukanya pucat ketakutan. Dr. Lin juga takut. Kedua orang itu berdiri saling memandang dengan gugup.
Kemudian anak itu berkata, "Ma'af dokter. Kemarin saya bawa botol itu sambil berlari, lalu saya jatuh dan botol itu pecah dan isinya tumpah." Dr. Lin yang masih terpaku karena gugup langsung bertanya, "Kapan jatuhnya?" anak itu menjadi makin ketakutan, "Ma'af, dokter. Saya baru datang sekarang. Jatuhnya kemarin sore, menjelang gelap."
Dr. Lin langsung ingat: Menjelang gelap... Itu adalah saat ketika semua karyawan rumah sakit berkumpul mendo'akan ibu anak ini! Jiwa ibu anak ini tertolong, isi botol yang salah itu tidak sampai terminum, karena botol itu pecah di tengah jalan.
Kita bisa lihat peristiwa ini dari sudut si anak. Ia pulang membawa botol obat ini sambil berlari. Ia ingin cepat-cepat memberikan obat ini kepada ibunya. Ia ingin menunjukkan baktinya kepada ibunya. Ia ingin ibunya cepat sembuh. Anak ini tidak mengetahui bahwa botol yang sedang dipegangnya berisi racun. Ia tidak bisa membaca tulisan dibotol itu. Ia buta huruf. Anak ini berlari terus. Jalan dari desa ke rumah sakit di kota sangat jauh. Perginya dua jam, pulangnya dua jam. Ia letih. Lalu, tiba-tiba ia tersandung. Ia jatuh.
Mungkin ia terluka, tetapi yang paling celaka: Botolnya jatuh dan pecah, cairan isinya tumpah ditanah. Bayangkan bagaimana perasaan anak itu. Ia kecewa, sedih dan takut. Bagaimana kalau penyakit ibunya makin parah? Bagaimana kalau dokter itu marah? Anak ini sangat terpukul oleh kejatuhan ini. Saat itu ia belum tahu bahwa justru terjatuhnya dia ini menolong nyawa ibunya. Mungkin orang lain akan tersenyum, "Ah, itu Cuma kebetulan," namun orang percaya akan bersaksi, "Tuhan bisa bekerja melalui sebuah kebetulan," itulah juga kesaksian Rasul Paulus di Roma 8:28 ....Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia......."
"SEGALA SESUATU" berarti segala keadaan atau segala kejadian, baik berhasil maupun kejatuhan. Kejatuhan dapat berbentuk musibah, penyakit atau kegagalan. Seringkali kita mengira bahwa Allah hanya hadir dan bekerja dalam keberhasilan. Padahal Allah juga hadir dan bekerja dalam kejatuhan. Apa tujuan Allah bekerja dalam kejatuhan? Paulus menjawab, "... untuk mendatangkan kebaikan..." Jadi Tuhan dapat mendatangkan kebaikan melalui sebuah kejatuhan.

Copied by: Capt. Shadrach M. Nababan

GAJI TINGGI BUKAN SEGALANYA........

Mengapa perputaran karyawan tinggi walaupun remunerasinya di atas rata-rata? Uangkah pemicunya? Atau ada faktor lain yang menentukan kesetiaan mereka? Akhir tahun lalu, Lesmana, seorang teman lama yang ahli dalam pengembangan bisnis telekomunikasi mendapatkan tawaran dari sebuah perusahaan multinasional untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia ... Dia tertarik dan memutuskan untuk bergabung. Dia telah banyak mendengar tentang pimpinan perusahaan ini, yang sering diberitakan sebagai pemimpin visionaris dan legendaris.
Gaji Lesmana besar, perlengkapan kantornya mutakhir, teknologinya canggih, kebijakan SDM-nya pro-karyawan, kantornya megah di daerah segitiga emas, bahkan kantinnya menyajikan makanan yang lezat dan murah. Dua kali dia dikirim keluar negeri untuk pelatihan. "Proses pembelajaran saya adalah yang tercepat di sini,"kata Lesmana. "Sungguh menakjubkan bekerja dengan dukungan teknologi mutakhir seperti di perusahaan ini". Siapa nyana dua minggu lalu, belum genap tujuh bulan bekerja di perusahaan itu, dia mengundurkan diri. Lesmana belum mendapatkan tawaran pekerjaan lain, tapi dia tidak sanggup lagi bertahan di sana. Belakangan, sejumlah karyawan di divisi yang sama dengannya ikut resigned. Direktur utama perusahaan itu pun merasa tertekan karena perputaran (turnover) karyawan sangat tinggi. Cemas memikirkan biaya yang sudah dikeluarkan perusahaan untuk alokasi dana pelatihan karyawan. Ia juga bingung lantaran tidak tahu apa gerangan yang terjadi. Mengapa karyawan yang bertalenta bagus ini mengundurkan diri, padahal gajinya sudah cukup tinggi? Lesmana resigned karena beberapa alasan. Alasan ini juga yang menyebabkan sebagian besar karyawan lain yang bertalenta tinggi akhirnya mengundurkan diri.
Beberapa survey membuktikan bahwa jika anda kehilangan karyawan berbakat, periksalah atasan langsung mereka. Si atasan adalah alasan utama karyawan tetap bekerja dan berkembang dalam suatu perusahaan. Namun dia jugalah yang menjadi alasan utama mengapa para karyawan berhenti dari pekerjaannya, membawa pergi pengetahuan, pengalaman dan klien mereka. Bahkan tidak jarang selanjutnya secara terang-terangan berkompetisi dengan perusahaan bekas tempatnya bekerja. "Karyawan meninggalkan manajernya bukan perusahaannya," kata para ahli SDM. Begitu banyak uang yang telah dikeluarkan untuk tetap mempertahankan karyawan berbakat, baik dengan memberikan gaji lebih tinggi, bonus ekstra maupun pelatihan mahal. Namun pada akhirnya, perputaran karyawan kebanyakan disebabkan oleh manajer/pimpinannya , bukan oleh hal lain.
Jika anda mengalami masalah turnover , maka pertama-tama periksalah kembali para manajer anda. Apakah mereka biang keladi yang membuat para karyawan tidak betah?. Pada tahap tertentu, karyawan tidak lagi melihat jumlah uang yang ia dapatkan, tapi lebih kepada bagaimana mereka diperlakukan dan seberapa besar perusahaan menghargai mereka.. Kedua hal ini umumnya tergantung dari sikap para pimpinan terhadap mereka. Dan sejauh ini, bekerja dengan atasan yang buruk sering dialami oleh para karyawan yang bekerja dengan baik. Survey majalah Fortune beberapa tahun lalu mengungkapkan bahwa 75% karyawan menderita karena berada di bawah atasan yang menyebalkan.
Dari seluruh penyebab stress ditempat kerja, seorang atasan yang jahat mungkin adalah hal yang terburuk, yang secara langsung akan mempengaruhi kinerja dan mental para karyawan. Simak saja kisah yang dikutip langsung dari"medan perang" ini. Mulya seorang insinyur, masih bergidik saat membayangkan hari-hari dimana ia dimaki-maki bos di depan staf lainnya. Atasannya itu sering menghina dengan kata-kata yang kasar. Waktu menghadapi hal menakutkan itu, Mulya praktis tak punya nyali untuk menjawab. Ia kembali ke rumah dengan perasaan tidak keruan dan mulai menjadi kasar seperti sang atasan. Bedanya kekesalan ini dilampiaskan ke istri dan anak-anaknya, kadang juga ke anjing peliharaannya. Lambat laun, bukan pekerjaan Mulya saja yang kacau balau, pernikahan dan keluarganya pun hancur berantakan. Nasib Agus juga setali tiga uang. Menceritakan "penyiksaan" yang dilakukan oleh bosnya gara-gara ada perbedaan pendapat yang tidak terlalu penting antara keduanya. Atasan Agus benar-benar menunjukkan rasa tidak suka terhadapnya. Ia tidak lagi diikut-sertakan dalam pengambilan keputusan. "Bahkan dia tidak lagi memberikan saya dokumen maupun pekerjaan baru," keluh Agus. "Sangat memalukan duduk di depan meja kosong tanpa tahu apapun dan tidak seorangpun yang membantu saya". Lantaran tidak tahan lagi, lalu Agus mengundurkan diri.
Para ahli SDM mengatakan, dari segala bentuk kekerasan, tindakan memperlakukan karyawan ditempat umum adalah yang terburuk. Pada awalnya, si karyawan mungkin tidak langsung mengundurkan diri, akan tetapi pikiran itu sudah tertanam. Jika kejadian terulang lagi, pikiran tersebut akan semakin kuat. Dan akhirnya, pada kejadian yang ketiga, karyawan itu akan mulai mencari pekerjaan lain. Ketika seseorang tidak bisa membalas kemarahannya, ia akan melakukan pembalasan "pasif". Biasanya dengan cara memperlambat pekerjaan, berleha-leha, hanya melakukan pekerjaan yang disuruh atau menyembunyikan informasi penting. "Jika anda bekerja untuk orang yang menyebalkan, pada dasarnya anda ingin orang itu mendapat kesulitan. Jiwa dan pikiran kita tidak menyatu lagi dengan pekerjaan kita," papar Agus.
Para manajer bisa menekan bawahan melalui beragam cara. Misalnya dengan mengontrol bawahan secara berlebihan, curiga, menekan, terlalu kritis, bawel dan sebagainya. Namun para atasan tersebut tidak sadar bahwa karyawan bukan merupakan aset tetap, mereka adalah manusia bebas. Jika ini terus berlanjut, maka seorang karyawan akan mengundurkan diri, walau tampaknya cuma karena masalah sepele saja. Bukan pukulan ke-100 yang menjatuhkan seseorang, tapi 99 pukulan yang diterima sebelumnya. Memang benar, karyawan meninggalkan pekerjaannya karena bermacam alasan untuk kesempatan yang lebih baik atau kondisi yang tidak memungkinkan lagi. Namun banyak yang semestinya tetap tinggal jika tidak ada satu orang (seperti atasan Lesmana) yang terus-menerus mengatakan," Kamu tidak penting, saya bisa dapat lusinan orang yang lebih baik dari kamu!". Kendati tersedia segudang pekerjaan lain (terlebih dalam keadaan pengangguran tinggi sekarang ini), bayangkanlah sesaat, berapa biaya atas hilangnya seorang karyawan yang bertalenta tinggi.. Ada biaya yang harus dibayar untuk mencari pengganti, ada biaya pelatihan bagi pengganti karyawan tersebut. Belum lagi akibat yang ditimbulkan karena tidak ada orang yang mampu melakukan pekerjaan itu saat calon pengganti sedang dicari, kehilangan klien dan kontak yang dibawa pergi karyawan yang hengkang, penurunan moral karyawan lainnya, hilangnya rahasia penjualan dari karyawan tersebut yang seharusnya diinformasikan ke karyawan lainnya, dan yang terutama turunnya reputasi perusahaan.
Lagi pula, setiap karyawan yang pergi, bagaimanapun juga akan menjadi"duta" untuk mewartakan hal yang baik maupun yang buruk dari perusahaan itu. Kita semua tahu suatu perusahaan telekomunikasi besar yang orang-orang ingin sekali bergabung, atau suatu bank yang hanya sedikit orang ingin menjadi bagiannya. Mantan karyawan kedua perusahaan ini telah keluar untuk menceritakan kisah pekerjaannya. "Setiap perusahaan yang berusaha memenangkan persaingan harus memikirkan cara untuk mengikat jiwa setiap karyawannya," kata Jack Welch mantan orang nomor satu di General Electric. Umumnya nilai suatu perusahaan terletak "diantara telinga" para karyawannya.Karyawan juga manusia, punya mata, punya hati.....

JUNIUS LEE,CEO & Managing Consultant

JCI Kimberley Executive Search International

Minggu, 27 Maret 2011

Ajari Aku Memeluk Landak

Yulia menunggu dengan antusias. Kaki kecilnya bolak-balik melangkah dari ruang tamu ke pintu depan. Diliriknya jalan raya depan rumah. Belum ada. Yulia masuk lagi. Keluar lagi. Belum ada. Masuk lagi. Keluar lagi. Begitu terus selama hampir satu jam. Suara si Mbok yang menyuruhnya berulang kali untuk makan duluan, tidak dia gubris.

Pukul 18.30. Tinnn... Tiiiinnnnn.. .!! Yulia kecil melompat girang! Mama pulang! Papa pulang! Dilihatnya dua orang yang sangat dia cintai itu masuk ke rumah. Yang satu langsung menuju ke kamar mandi. Yang satu mengempaskan diri di sofa sambil mengurut-urut kepala. Wajah-wajah yang letih sehabis bekerja seharian, mencari nafkah bagi keluarga. Bagi si kecil Yulia juga, yang tentunya belum mengerti banyak. Di otaknya yang kecil, Yulia cuma tahu, ia kangen Mama dan Papa, dan ia girang Mama dan Papa pulang. "Mama, mama.... Mama, mama...." Yulia menggerak-gerakkan tangan. "Mama...." Mama diam saja. Dengan cemas Yulia bertanya, "Mama sakit ya? Mana yang sakit? Mam, mana yang sakit?"

Mama tidak menjawab. Hanya mengernyitkan alis sambil memejamkan mata. Yulia makin gencar bertanya, "Mama, mama... mana yang sakit? Yulia ambilin obat ya? Ya? Ya?" Tiba-tiba... "Yulia!! Kepala mama lagi pusing! Kamu jangan berisik!" Mama membentak dengan suara tinggi.

Kaget...!! Yulia mundur perlahan. Matanya menyipit. Kaki kecilnya gemetar. Bingung. Yulia salah apa? Yulia sayang Mama... Yulia salah apa? Takut-takut, Yulia menyingkir ke sudut ruangan. Mengamati Mama dari jauh, yang kembali mengurut-ngurut kepalanya. Otak kecil Yulia terus bertanya-tanya: Mama, Yulia salah apa? Mama tidak suka dekat-dekat Yulia? Yulia mengganggu Mama?Yulia tidak boleh sayang Mama, ya? Berbagai peristiwa sejenis terjadi. Dan otak kecil Yulia merekam semuanya. Maka tahun-tahun berlalu. Yulia tidak lagi kecil. Yulia bertambah tinggi. Yulia remaja. Yulia mulai beranjak menuju dewasa.

Tin.. Tiiinnn... ! Mama pulang. Papa pulang. Yulia menurunkan kaki dari meja. Mematikan TV. Buru-buru naik ke atas, ke kamarnya, dan mengunci pintu. Menghilang dari pandangan. "Yulia mana?" "Sudah makan duluan, Tuan, Nyonya."

Malam itu mereka kembali hanya makan berdua. Dalam kesunyian berpikir dengan hati terluka: Mengapa anakku sendiri, yang kubesarkan dengan susah payah, dengan kerja keras, nampaknya tidak suka menghabiskan waktu bersama-sama denganku? Apa salahku? Apa dosaku? Ah, anak jaman sekarang memang tidak tahu hormat sama orangtua! Tidak seperti jaman dulu. Di atas, Yulia mengamati dua orang yang paling dicintainya dalam diam. Dari jauh. Dari tempat di mana ia tidak akan terluka. "Mama, Papa, katakan padaku, bagaimana caranya memeluk seekor landak?"


Satu cara terpenting dalam membantu anak-anak tumbuh dewasa adalah:
Kita harus tumbuh dewasa terlebih dahulu.

Kepala dan Daging ikan

Alkisah pada suatu hari, diadakan sebuah pesta emas peringatan 50 tahun pernikahan sepasang kakek -nenek. Pesta ini pun dihadiri oleh keluarga besar kakek dan nenek tersebut beserta kerabat dekat dan kenalan.

Pasangan kakek-nenek ini dikenal sangat rukun, tidak pernah terdengar oleh siapapun bahkan pihak keluarga mengenai berita mereka perang mulut. Singkat kata mereka telah mengarungi bahtera pernikahan yang cukup lama bagi kebanyakan orang. Mereka telah dikaruniai anak-anak yang sudah dewasa dan mandiri baik secara ekonomi maupun pribadi. Pasangan tersebut merupakan gambaran sebuah keluarga yang sangat ideal.

Disela-sela acara makan malam yang telah tersedia, pasangan yang merayakan peringatan ulang tahun pernikahan mereka ini pun terlihat masih sangat romantis. Di meja makan, telah tersedia hidangan ikan yang sangat menggiurkan yang merupakan kegemaran pasangan tersebut. Sang kakek pun, pertama kali melayani sang nenek dengan mengambil kepala ikan dan memberikannya kepada sang nenek, kemudian mengambil sisa ikan tersebut untuknya sendiri.

Sang nenek melihat hal ini, perasaannya terharu bercampur kecewa dan heran.

Akhirnya sang nenek berkata kepada sang kakek:

"Suamiku, kita telah melewati 50 tahun bahtera pernikahan kita. Ketika engkau memutuskan untuk melamarku, aku memutuskan untuk hidup bersamamu dan menerima dengan segala kekurangan yang ada untuk hidup sengsara denganmu walaupun aku tahu waktu itu kondisi keuangan engkau pas-pasan. Aku menerima hal tersebut karena aku sangat mencintaimu. Sejak awal pernikahan kita, ketika kita mendapatkan keberuntungan untuk dapat menyantap hidangan ikan, engkau selalu hanya memberiku kepala ikan yang sebetulnya sangat tidak aku suka, namun aku tetap menerimanya dengan mengabaikan ketidaksukaanku tersebut karena aku ingin membahagiakanmu.
Aku tidak pernah lagi menikmati daging ikan yang sangat aku suka selama masa pernikahan kita. Sekarangpun, setelah kita berkecukupan, engkau tetap memberiku hidangan kepala ikan ini. Aku sangat kecewa, suamiku. Aku tidak tahan lagi untuk mengungkapkan hal ini."

Sang kakek pun terkejut dan bersedihlah hatinya mendengarkan penuturan sang nenek. Akhirnya, sang kakek pun menjawab: "Istriku, ketika engkau memutuskan untuk menikah denganku, aku sangat bahagia dan aku pun bertekad untuk selalu membahagiakanmu dengan memberikan yang terbaik untukmu. Sejujurnya, hidangan kepala ikan ini adalah hidangan yang sangat aku suka. Namun, aku selalu menyisihkan hidangan kepala ikan ini untukmu, karena aku ingin memberikan yang terbaik bagimu. Semenjak menikah denganmu, tidak pernah lagi aku menikmati hidangan kepala ikan yang sangat aku suka itu. Aku hanya bisa menikmati daging ikan yang tidak aku
suka karena banyak tulangnya itu. Aku minta maaf, istriku."

Mendengar hal tersebut, sang nenek pun menangis. Merekapun akhirnya berpelukan. Percakapan pasangan ini didengar oleh sebagian undangan yang hadir sehingga akhirnya merekapun ikut terharu.

MORAL OF THE STORY:
Kadang kala kita terkejut mendengar atau mengalami sendiri suatu hubungan yang sudah berjalan cukup lama dan tidak mengalami masalah yang berarti, kandas di tengah-tengah karena hal yang sepele, seperti masalah pada cerita di atas. Kualitas suatu hubungan tidak terletak pada lamanya hubungan tersebut, melainkan terletak sejauh mana kita mengenali pasangan kita masing-masing. Hal itu dapat dilakukan dengan komunikasi yang dilandasi dengan keterbukaan. Oleh karena itu, mulailah kita membina hubungan kita berlandaskan pada kejujuran, keterbukaan dan saling menghargai satu sama lain...

William Wiguna
www.characterplus. ws

Jumat, 25 Maret 2011

Bagaikan Hujan

Angin bertiup begitu kencang sore itu. Tampaknya akan ada hujan yang lebat sekali. Plastik dan kertas beterbangan, terbawa dengan pasrahnya. Beberapa orang mulai mempercepat langkahnya, berharap bisa tiba lebih cepat di tempat tujuan. Langit mendung membuat cahaya matahari tidak lagi terlihat.

Aneh. Padahal siang tadi udara sangat panas menyengat, membuat orang malas ke luar rumah. Benar-benar kering dan membuat haus tenggorokan. Sudah lama hujan tidak turun. Tanah-tanah menjadi keras membentuk retakan-retakan persegi. Rumputpun enggan bertunas di sana. Mungkinkah hujan akan turun sore ini? Sudah beberapa kali terjadi hal seperti ini. Langit terlihat mendung namun tidak disertai hujan. Penantian yang cukup panjang berharap hujan agar turun tampaknya mulai berakhir.

Hujan rintik-rintik perlahan-lahan mulai turun. Butiran-butiran air yang jatuh menerpa permukaan tanah disambut dengan antusias, sepertinya tanah-tanah itu berteriak kegirangan. "Hore...hore...hore..." Tanaman-tanaman yang berubah warna menjadi kecoklatan meliuk-liuk dan melambai-lambai seolah-olah hendak menarik perhatian bahwa telah tiba saat yang ditunggu-tunggu. Suara guruh terdengar silih berganti dan hujanpun turun dengan deras.

Indah sekali sore itu. Udara segar yang disertai bau tanah membuat beberapa orang menarik napas dalam-dalam. Tidak ada lagi panas dan kering. Sekarang kesejukan dan kesegaran sudah menguasai seluruh wilayah.

Pernahkah anda mengalami kondisi seperti ini? Hujan yang turun membuat suasana hati menjadi tenang dan nyaman? Membuat kita berpikir dan bersyukur kepada Tuhan atas hidup ini?

Pernahkan saudara mendengar bahwa Fiman Tuhan itu seperti hujan yang turun dari langit? Dalam Yesaya 55:10-11 dikatakan,

10 Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan,

11 demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.

Air yang jatuh dari langit memberikan kehidupan. Firman Tuhan sama seperti hujan. Dia akan mengakhiri masa kekeringan dan memberikan dampak yang terus-menerus dalam hidup seseorang. Hujan inilah yang dinanti-nantikan oleh banyak orang. Ia tidak akan kembali dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Tuhan kehendaki.

Itu juga yang akan terjadi bila kita menabur Firman Tuhan dalam hidup seseorang. Dalam hidup keluarga kita, teman-teman kita, bahkan siapa saja yang kita temui. Inilah salah satu perlengkapan senjata yang kita miliki, orang percaya.

Beberapa waktu yang lalu, saya bersama rekan-rekan yang lain melakukan kunjungan ke rumah salah seorang anak yang dahulu pernah kami layani. Sudah dua tahun lebih kami tidak pernah bertemu lagi dengan anak itu. Kami datang atas undangannya. Dalam kegiatan pelayanan kami waktu itu, tidak banyak yang kami lakukan. Kami mengadakan persekutuan dan mengundang beberapa orang untuk bersekutu memuji Tuhan. Jumlah kami hanya berkisar 10-15 orang dan ini berlangsung selama dua tahun lebih.

Kami selalu berpikir dan bertanya dalam hati, "Adakah perubahan dan dampak terhadap orang-orang yang kami layani? Sepertinya tidak ada hal yang luar biasa yang terjadi. Kami mulai merasa lelah dan jenuh.Waktu berlalu dan setiap anggota dari kami akhirnya berpisah. Ada yang harus bekerja, melayani di gereja lain, dsb.

Setibanya di sana, kami akhirnya berbicang-bincang dan saling menanyakan kabar. Seorang rekan bertanya kepada anak itu, "Ada maksud apa mengundang kami ke sini?" Jawaban anak inilah yang akhirnya membuat saya dan rekan-rekan lain menahan nafas. Dengan ekspresinya yang khas ia pun menjawab, "Kakak semua terbukti..." Kalimatnya terhenti sampai di situ. Dengan penasaran kami bertanya, "Apanya yang terbukti?" Anak itu terlihat kaget dan dengan suara bergetar dia menjawab, "Kakak semua itu terbukti bisa membawa dan menunjukkan Tuhan Yesus." Dia merindukan kebaktian yang seperti dulu.

Kami semua pun terkejut sambil mengucap syukur. Sudah dua tahun lebih kami meninggalkan pelayanan ini, namun masih ada orang yang mengingat pelayanan kami. Dia bercerita tentang pemutaran film yang pernah kami adakan dan dia masih ingat nama-nama kami semua.

Saat itu saya akhirnya berkesimpulan bahwa apa yang kami lakukan dulu tidak pernah sia-sia. Firman yang kami tabur dalam kehidupan anak-anak sekolah itu tidak akan pernah kembali dengan sia-sia. Sangat indah sekali ketika melihat pekerjaan Tuhan dalam kehidupan seseorang. Membuat kita bersyukur bahwa hanya Tuhan yang bisa membuat orang itu berubah.

Kita cenderung ingin memperoleh hasil dengan cepat dan instan. Ketika kita melakukan hal ini, kitapun menjadi rentan terhadap kekecewaan. Begitu pula ketika kita melayani orang-orang yang Tuhan percayakan kepada kita. Seringkali, ketika kita tidak melihat perubahan sesuai dengan yang kita harapkan, kita pun menjadi kecewa.

Mari kita renungkan kembali dua ayat di atas. Inilah prinsip yang harus kita tanam dalam hati kita masing-masing ketika kita menabur Firman Tuhan dalam kehidupan orang lain. Inilah tugas kita sebagai orang percaya, memberitakan Firman Tuhan yang membawa kelepasan, kesembuhan, dan damai sejahtera.

Kita akan menabur Firman Tuhan kalau kita sendiri sudah ditaburi dan dihujani dengan Firman Tuhan. Kita akan rindu membawa Firman Tuhan bagi orang lain bila kita sendiri sudah hidup dalam dan dari Firman Tuhan.

Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal TUHAN; Ia pasti muncul seperti fajar, Ia akan datang kepada kita seperti hujan, seperti hujan pada akhir musim yang mengairi bumi." Hosea 6:3

Jangan pernah menyerah terhadap orang yang kita layani sebab Tuhan sendiri tidak pernah menyerah dalam kehidupan kita. Marilah kita giat dalam melayani dan saling memperhatikan, dan ingatlah bahwa apa yang kita tabur yaitu Firman Tuhan tidak akan pernah kembali dengan sia-sia sebab ia akan melaksanakan apa yang dikehendakinya. Waktu tidak akan menjadi masalah, sebab kita percaya bahwa segala sesuatu indah pada waktunya, bila kita terus berharap kepada-Nya.

MAMA…….. I Miss You So Much

Suatu pagi aku bangun dini hari untuk pergi jalan pagi dan menyaksikan sang surya terbit . Dan keindahan karya Tuhan sungguh tak terlukiskan seraya berjalan dengan santai dan menghirup udara pagi yang segar.

Setelah berjalan cukup lama. Langkahku terhenti oleh seorang anak kecil yang menyanyikan lagu yang tak asing bagiku. Anak kecil itu menyanyikan lagu yang membuatku teringat akan kejadian penting hari ini. Lagu yang sudah 5 Tahun tak kunyanyikan…

Diwaktu masih kecil
Gebira dan senang
Tiada dukaku senang
Tak kunjung mengerang

Disore hari nan cerah
IBUku berdoa..
Sayup-sayupku dengar
Ada namaku disebut

Didoa IBUku
Namaku disebut
Didalam doa IBUku
Ad nama ku disebut……

Sejenak langkahku terhenti dan air mataku mengalir membasahi pipku….lagu yang sering aku dan abangku nyanyikan jika Mama ku berulang Tahun

Ya hari ini adalah hari dimana Tuhan pernah memberikan Dunia ini Wanita Terhebat yang pernah aku miliki……Hari ini Mama ulang tahun andai saja Mama masih hidup, pasti umur Mama sudah 59 Tahun….

Terakhir kali melihat Mama adalah sehari setelah Mama berulang Tahun.... Waktu itu saya masih duduk di kelas 5 SD....karena di Malaysia pada waktu itu ada peraturan bahwa orang asing harus membuat berbagai macam berkas dan aturan-aturan yang sangat susah sehingga saya mengikuti paman saya untuk bersekolah di Makassar dan berpisah dari keluarga ... dan sejak saat itu saya tidak pernah lagi melihat Mama. Bahkan disaat terakhir Mama... malam sebelum berpisah Mama menyanyikan lagu yang aku sering kami nyanyikan “Didoa Ibuku”. Mama menyanyikannya sambil menangis... dan Mama berpesan untuk tidak lagi manja dan harus bisa mandiri... “mulai sekarang Mama tidak bisa lagi terus-terus menjagamu..kamu harus bisa menjaga dirimu sendiri, kamu harus menjadi orang yang berguna nanti. Tidak usah menjadi orang yang kaya, cukup bisa membuat Mama bahagia saja.. dan jangan sering-sering menangis, karena jika kamu menangis mengingat Mama, Mama juga pasti ingat kamu dan itu akan membuat Mama sakit...”

Ke esokan harinya, dalam Bis yang membawa kami kepelabuhan Towao.. Mama memelukku sepanjang jalan dan mengusap-usap kepalaku sambil menangis.... sesampainya di pelabuhan Mama mengendongku turun dari bis.walau dengan susah paya karna tubuh Mama kurus dan sedang sakit waktu itu.... mama terus menciumku.... sesampainya di depan Kapal Feri yang akan membawaku kedepan pelabuha Nanukan. Mama menunurkan aku dan memelukku,menciumku dan membalikan belakangnya.mama berjalan meninggalkan aku tanpa sepatah-katapun serta tidak membalikan belakangnya. Bapa dan Abang mengantar saya dan Paman masuk kedalam kapal Feri. Dan setelah itu mereka Turun.....

Kapal Feri Mulai bertolak. Perlahan-lahan meninggalkan Pelabuhan ...dan saya menyaksikan Lambaian Mama untuk terkhir kalinya dari balik jendela Kaca kapal Feri.... Mama melambaikan tangannya dengan sapu tangan Merah sambil menangis...

Waktu trus bejalan dan tak terasa sudah 3 Tahun aku berpisah dari Mama dan keluargaku.. setiap kali Bapa menelpon Mama tidak mau berbicara karna takut akan membuatku menangis. Mama hanya berpesan melalui bapa agar saya tidak sering-sering menangis.Dan suatu kali Bapa menelpon lagi dan ternyata kali ini Mama mau berbicara denganku.karna pada saat itu saya berulang tahun. Dan Mama menyanyikan lagu “Didoa Ibuku” untuk saya sambil menangis. Dan itu adalah nyanyian termerdu yang pernah saya dengarkan.dan ternyata itu adalah untuk terakhir kalinya saya mendengar Mama bernyanyi....4 bulan kemudian bapa menelpon dan mengatakan bahwa mama sedang sakit keras..tapi mama berpesan memalui bapa agar saya tidak usah memikirkan mama karna UAN SMP sudah dekat...mama berpesan agar saya rajin-rajin belajar...

3 hari sebelum UAN, Bapa menelpon dan Mama berbicara dengan saya.menyemangatiku serta berpesan untuk bisa mengikuti UAN dengan tenang...waktu itu Mama masih sakit tapi sudah agak baikan.. mama berpesan..untuk bisa bersahabat dengan siapa saja,dan harus bisa mandiri, menerima apa adanya dan tetap tegar menghadapi semuanya.... Nasehat terakhir yang saya dengarkan dari Mama.....

Sebulan Kemudian Mama meninggalkan Kami semua Untuk Selamanya. .... dan saya tidak bisa melihatnya untuk terakhir kalinya karena terbentang jarak dan harus mendengar pengumuman kelulusan serta mendaftar ke SMA....Bapa mengatakan agar saya tidak usah datang..karena Mama sudah diMakamkan....

Aku menangis dan berdoa kepada Tuhan dari sore sampai aku tertidur... tidak tahu apa yang harus aku perbuat… berdoa agar aku bisa bertemu dengan Mama lagi walau sejenak.
Dan Tuhan mempertemukan aku dengan Mama dalam Mimpi. dalam Mimpi Mama datang dan berkata kepadaku.....”Jangan Menangis, karena itu akan Mama Sakit..kamu harus Kuat seperti Power Ranger Merah.... Mama akan selalu melihatmu.....”

Dan Hari ini Aku mengengarkannya lagi Lagu ini “Di Doa IBUku”..........dan aku teringat Mama.....

Mama I Miss You So Much……………………..


Kasih ibu kepada kita semua tak terhingga sepanjang masa.. hanya memberi tak harap kembali bagai sang Surya menyinari dunia…
With Love to All Mother


+red_dexter+

Kamis, 24 Maret 2011

The Facebook Era

Facebook.com telah merajai situs jejaring sosial yang mengalahkan Friendster yang merupakan saudara pendahulunya dalam situs jejaring yang sama. Hampir 25 juta user aktif dalam sehari menggunakan facebook, yang pertama kali dirilis pada 4 Februari 2004 ini. Awalnya Facebook yang fenomenal dibuat hanya untuk kalangan intern dalam Harvard University, tapi karena banyaknya permintaan terhadap jaringan ini maka mulailah dibuka kepada umum pada September 2005.
Ketertarikan orang terhadap Facebook sangat luar biasa, baik tua maupun muda sangat gemar bermain di situs jejaring ini, bayangkan saja 25 juta user yang aktif dalam sehari itu merupakan angka yang sangat fantastis. Kemungkinan ini karena berubahnya gaya hidup masyarakat modern yang mancari hubungan sosial melalui dunia maya serta banyaknya aplikasi-aplikasi menarik yang ada pada Facebook.
Ada beberapa hal yang menguntungkan dan postif dapat kita peroleh dari Facebook dan situs jejaring sosial yang lain, seperti memperluas jaringan pertemanan, mempererat tali silatuhrahmi, mempermudah sharing dan media pewartaan, cepat mendapat informasi tentang teman kita, media refreshing, dan sebagai sarana promosi, tetapi segala sisi positifnya itu tentu saja bersifat subjektif.
Namun di balik fenomenal dan keuntungan facebook itu, tentu terdapat segala kekurangannya, kekurangan itu nampak dari hasil Penelitian yang dipublikasikan di Biologist, jurnal terbitan The Institute of Biology, Inggris, paparan dari Dr Aric Sigman memberikan gambaran bahwa kebiasaan bergaul via situs pertemanan tersebut berpotensi mengurangi kegiatan sosialisasi antar manusia di kehidupan nyata. Hal ini menurut Sigman dapat menyebabkan interaksi antar manusia secara face to face kian menurun sehingga semakin mebelenggu manusia dalam kesenangan pribadi yang individual. Hal yang paling utama menurut Sigman adalah penggunaan media elektronik untuk berkomunikasi dengan sesama justru malah mengurangi makna pentingnya komunikasi itu sendiri.
Dari beberapa dampak buruk yang ada tersebut, yang paling berbahaya adalah perubahan kondisi mental, pada kasus nyata adalah beberapa waktu yang lalu bagaimana situs (sambungan hal 1)
pertemanan Facebook mampu membuat Edward Richardson, pria asal London, membunuh istrinya hanya gara-gara hal sepele, yakni mengetahui bahwa mantan istrinya mengganti status ”single” pada Facebooknya. Kejadian ini merupakan bentuk bagaimana bahasa virtual ternyata sudah mampu mempengaruhi kondisi kejiwaan seseorang.
Terlepas dari keuntungan dan keburukan dalam berselancar di dunia maya lewat situs jejaring sosial Facebook, tentunya harus kembali kepada diri kita. Jangan sampai kita melupakan makna komunikasi yang sejak awal kehidupan manusia itu sudah ada yaitu face to face talking, namun jangan juga menutup diri kita dari kemajuan teknologi yang semakin canggih dan mempermudah komunikasi. Semoga kedamaian di dunia dapat tercipta berkat komunikasi dan kemajuan teknologi, bayangkan saja jika seluruh dunia bisa menjadi sahabat lewat Facebook. Pastilah persahabatan dan kedamaian dunia dapat terwujud. Semoga!!!
Peace On Earth...



Fandy_lorinanto

Minggu, 20 Maret 2011

Pada Saat Tuhan Menciptakan Ibu

Ketika itu, Tuhan telah bekerja enam hari lamanya. Kini giliran Ia menciptakan para ibu. Seorang malaikat menghampiri Tuhan seraya berkata lembut, “Tuhan, banyak sekali waktu yang Tuhan habiskan untuk menciptakan ibu ini?” dan Tuhan menjawab pelan, “Tidakkah kau lihat perincian yang harus dikerjakan?”


1. Ibu ini harus ‘waterproof’ (tahan air/cuci) tapi bukan dari plastik. 2. Harus terdiri dari 180 bagian yang lentur, lemas dan tidak cepat capai.
3. Ia harus bisa hidup dari sedikit teh kental dan makanan seadanya.
4. Memiliki telinga yang lebar untuk menampung keluhan anak-anak dan suaminya.
5. Memiliki ciuman yang dapat menyembuhkan hati yang sedih.
6. Lidah yang manis untuk merekatkan hati yang patah, dan
7. Enam pasang tangan!! Malaikat itu menggeleng-gelengkan kepalanya, “enam pasang tangan? ...ck, ck, ck” “Tentu saja! bukan tangan yang merepotkan Saya, melainkan tangan yang melayani sana-sini, mengatur segalanya menjadi lebih baik..”., balas Tuhan
8. Juga tiga pasang mata yang harus dimiliki seorang ibu. “Bagaimana modelnya?”, malaikat semakin heran. Tuhan mengangguk-angguk, “Sepasang mata yang dapat menembus pintu yang tertutup rapat dan bertanya, ‘apa yang sedang kau lakukan di dalam situ?’, padahal sepasang mata itu sudah mengetahui jawabannya”. “Sepasang mata kedua sebaiknya diletakkan di belakang kepalanya, sehingga ia bisa melihat ke belakang tanpa menoleh. artinya, ia dapat melihat apa yang sebenarnya tak boleh ia lihat dan sepasang mata ketiga untuk menatap lembut seorang anak yang mengakui kekeliruannya. mata itu harus bisa bicara!, mata itu harus berkata, ‘saya mengerti dan saya sayang padamu’, meskipun tidak diucapkan sepatah kata pun. “Tuhan”, kata malaikat itu lagi, “istirahatlah!”. “Saya tidak dapat, Saya sudah hampir selesai”.
9. Ia harus bisa menyembuhkan diri sendiri kalau ia sakit.
10. Ia harus tetap memberi makan 5 orang dengan uang yang menipis di akhir bulan.
11. Ia juga harus menyuruh anak umur 9 tahun mandi pada saat anak itu tidak ingin mandi...
Akhirnya malaikat membalik-balikkan contoh ibu dengan perlahan. “Terlalu lunak”, katanya memberi komentar. “Tapi kuat!”, kata Tuhan bersemangat. “Tak akan bisa engkau bayangkan betapa banyak yang bisa ia tanggung, pikul dan derita”. “Apakah ia dapat berfikir?”, tanya malaikat lagi. “Ia bukan saja dapat berfikir, tapi ia juga dapat memberi gagasan, ide dan berkompromi”, kata Sang Pencipta. Akhirnya malaikat menyentuh sesuatu yang basah di pipi, “Eh ada kebocoran di sini”. “Itu bukan kebocoran”, kata Tuhan. “Itu adalah air mata,... air mata kebahagiaan, air mata kesedihan, air mata kekecewaan, air mata kesakitan, air mata kesepian, air mata kebanggaan, air mata, dan air mata” “Tuhan memang ahlinya”, malaikat berkata pelan. (Wisnu Cahyo Setiawan)