Visit Here!!!!!!!

Translate Here!!!!!!!!!!!!!!

Rabu, 29 Agustus 2012

Perempuan Lebih Suka Pria yang "Bisa" Menangis

Tidak ada satu manusia pun yang tak pernah menangis. Hanya saja, jika perempuan lebih bebas menunjukkan air matanya, laki-laki lebih suka menyembunyikannya. Menurut laki-laki, menunjukkan emosi seperti menangis merupakan tanda kelemahan dan bisa mengancam image macho mereka.

Sebenarnya sebagai manusia, sah-sah saja rasanya untuk menangis terlepas dari jenis kelamin mereka. Dalam beberapa hal, menangis bisa membantu melegakan perasaan, mengekspresikan perasaan, dan juga membuat rileks. Selain itu ada alasan lain untuk tak menahan tangis, sebab banyak perempuan lebih menyukai laki-laki yang sesekali "bisa" menangis lho. Berikut beberapa alasan perempuan lebih suka laki-laki yang sesekali berani menunjukkan air matanya.

1. Terlihat lebih 'cute'
Laki-laki yang bisa menunjukkan air mata di depan perempuan itu sangat langka. Maka perempuan berpikir bahwa laki-laki seperti ini cute. Perempuan akan lebih merasa dihargai ketika laki-laki menangis untuknya atau berani menunjukkan air matanya hanya di depan mereka. Ini melambangkan ia dipercaya.

2. Terlihat lebih lembut
Kebanyakan laki-laki selalu ingin dianggap macho dan kuat, namun tak semua perempuan menyukai hal ini. Perempuan beranggapan bahwa laki-laki yang berani menangis adalah laki-laki yang lembut dan bisa lebih mengerti. Bagi sebagian perempuan, laki-laki yang ingin dianggap macho justru punya sikap yang terlalu "jaim" (jaga image), arogan, cuek dan terkadang kasar. Sedangkan yang berani menangis terlihat lebih 'manusiawi'. 

3. Terlihat lebih jujur
Setiap orang pernah merasakan emosi, kekecewaan, kemarahan, dan kesedihan, termasuk laki-laki. Jika seorang laki-laki mengklaim dirinya tidak pernah menangis, maka ia tergolong orang yang suka berpura-pura dan berbohong. Dia berpura-pura agar terlihat lebih kuat. Ketika pria mulai berbohong tentang perasaannya sendiri, maka kebohongan juga bisa tercipta pada hubungan percintaan yang dijalankan. Hal inilah yang paling dibenci perempuan, kepura-puraan.

4. Memunculkan naluri keibuan
Dalam hubungan percintaan, biasanya perempuan lebih cerewet terhadap pasangannya. Tak jarang perempuan berkali-kali menelepon pasangannya hanya untuk mengingatkan makan siang, istirahat atau hal sepele lainnya. Hal ini terjadi karena perempuan sangat suka berperan menjadi 'ibu' bagi pasangannya. Saat seorang laki-laki menangis dan menunjukkan sisi rentannya, perempuan mulai melihat laki-laki sebagai 'anak kecil' dan harus dilindungi. Dan disaat inilah perempuan merasa mereka sangat dibutuhkan oleh para laki-laki.

10 Film Komedi Obat Patah Hati

Tak bisa dipungkiri, saat putus cinta situasi ini dirasa begitu sulit. Melepaskan seseorang yang Anda cintai bukan hal yang mudah. Namun, daripada berlama-lama meratapi nasib dan terus sedih, carilah kegiatan yang bisa membuat Anda sedikit melupakan kesedihan Anda. Misalnya nonton berbagai film komedi romantis. 

"Beberapa film komedi romantis sebenarnya lebih dari sekedar hiburan dan mengasihani kehidupan Anda. Film ini memiliki beberapa pelajaran dalam kehidupan percintaan yang bisa digunakan untuk bertahan dari patah hati," tukas Anna Moeslein dalam artikelnya yang berjudul 11 Breakup Lessons We've Learned from Romantic Comedies.

Berikut beberapa komedi romantis yang bisa Anda tonton untuk menghilangkan kegalauan hati akibat patah hati.

1. Forgetting Sarah Marshall
Melalui film komedi romantis ini, pelajaran yang bisa dipetik adalah dalam setiap kehidupan termasuk percintaan pasti ada kesenangan dan kesedihan. Tak ada salahnya untuk memberikan waktu pada diri sendiri untuk bersedih, hanya saja jangan terlalu lama. 

Setelah Sarah Marshall (Kristen Bell) putus dengan kekasihnya, Peter (Jason Segel), ia terpuruk dan merasa sedih dengan hidupnya. Kehidupannya pun didominasi dengan menangis, menyanyikan berbagai lagu sedih dan membenci diri sendiri. Hal ini sah saja dilakukan, hanya saja setelah beberapa lama bersedih, ia memutuskan untuk bangkit dan meneruskan hidupnya agar lebih berguna, salah satunya dengan menulis opera Dracula Muppet-esque yang membawanya pada kesuksesan.

2. High Fidelity
Film komendi romantis yang diperankan oleh John Cusack sebagai Rob Garden ini mengajarkan Anda untuk belajar membuat daftar hal terlarang dalam hubungan. Sebelum kenangan indah dan hubungan kekasih ini menjadi kenangan buruk, Rob Gorden menganalisis berbagai kesalahan dan kekurangan dalam dirinya dari hubungan masa lalunya. Ini dilakukan untuk mencegah kesalahan tersebut terulang kembali di hubungan yang baru.

3. Eternal Sunshine of the Spotless Mind
Film ini mengajarkan untuk mengatasi rasa sakit hati, Anda harus menghilangkan semua hal atau benda yang bisa mengingatkan pada sang mantan. Memang Anda tak bisa sepenuhnya menghapus memori Anda dari mantan, namun cara yang dilakukan Joel (Jim Carrey) untuk melupakannya adalah dengan membuang semua benda-benda kenangan. Jika tak ingin membuangnya, Anda bisa menyimpannya namun pastikan simpan di tempat yang tak terlihat.

4. Celeste and Jesse Forever
Salah satu yang bisa dilakukan untuk menghilangkan rasa sakit hati setelah putus dengan pasangan adalah dengan menjaga jarak satu sama lain. Setelah Celeste (Rashida Jones) dan Jesse (Andy Samberg) putus, mereka berpikir bisa kembali berteman akrab seperti biasa. Ini tak semudah yang dibayangkan. Karena faktanya ini seperti membohongi diri sendiri. Setelah putus hubungan, Anda berdua membutuhkan waktu dan ruang untuk memperbaiki diri dan berteman akrab kembali.

5. Sex and the City
Berkumpul bersama teman-teman lama Anda juga bisa jadi obat mujarab penyembuh patah hati. Ketika Carrie's (Sarah Jessica Parker) mengalami fobia akan sebuah hubungan karena ditinggal Mr.Big tunangannya, Samantha (Kim Cattrall), Charlotte (Kristin Davis) dan Miranda (Cynthia Nixon) sahabat baiknya selalu ada untuknya. Bersandarlah pada teman-teman lama Anda ketika Anda merasa sedih.

6. (500) Days of Summer
Film ini mengajarkan Anda untuk selalu realistis dalam menghadapi hidup, termasuk cinta. Tom (Joseph Gordon-Levitt) menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan Summer (Zooey Deschanel) sebagai gadis impiannya. Ia tidak mendengarkan omongan Summer yang tidak percaya pada cinta sejati dan tidak ingin berhubungan dengan Tom. Hanya karena Anda ingin seseorang menjadi belahan jiwa Anda bukan berarti bahwa dia benar-benar jodoh Anda. Realistislah.

7. Crazy, Stupid, Love
Sadarilah hal yang membuat hubungan Anda gagal, perbaiki semua kesalahan dan rubahlah diri menjadi lebih baik. Film yang dimainkan oleh Ryan Gosling ini mengajarkan untuk berani mengubah diri dan tidak selalu merasa paling benar. Perbaiki karakter Anda, dan tak ada salahnya juga untuk memanjakan diri dengan beberapa terapi untuk memperbaiki penampilan Anda.

8. The Holiday
Untuk memperbaiki situasi pasca patah hati, liburan jadi cara yang menyenangkan. Carilah lokasi liburan baru yang menantang dan mungkin belum pernah Anda coba. Dalam film ini Amanda (Cameron Diaz) dan Iris (kate Winslet) memutuskan untuk pergi berlibur untuk rehat sejenak dari urusan cinta. Mereka memutuskan untuk bertukar rumah dan menemukan cinta di lingkungan barunya. Anda tak perlu melakukan hal se-ekstrim ini, namun cobalah lokasi liburan baru yang menyenangkan. Siapa tahu berhasil menemukan cinta baru.

9. The First Wives Club
Tak ada gunanya untuk membalas dendam pada mantan Anda dan berlomba-lomba untuk menemukan pasangan baru secepatnya. Film ini justru mengajarkan Anda, bahwa hidup lebih bahagia dan melakukan hal yang berguna bagi sesama adalah balas dendam yang paling baik.

Ketika Bette Midler, Goldi Hawn dan Diane Keaton (para pemeran film) dihadapkan pada masalah rumah tangga dan akhirnya bercerai, mereka mencoba untuk membalas dendam pada mantan suami yang selingkuh. Namun, semuanya tidak berjalan lancar. Akhirnya mereka memutuskan untuk mencurahkan energi balas dendam tersebut dengan cara yang lebih positif, salah satunya dengan beramal. Dan akhirnya mereka mampu menemukan kebahagiaan sejatinya dalam kegiatan ini dibanding balas dendam pada mantan suaminya.

10. Legally Blonde
Menurut Elle Woods (Reese Witherspoon) setelah putus cinta adalah waktu yang paling baik untuk menjadi orang yang egois. Legally Blonde mengajarkan cara yang paling baik untuk mengatasi sakit hati adalah dengan membuat rencana dan tujuan yang lebih baik lagi. Carilah potensi diri yang tak pernah Anda sadari, dan temukan bakat baru sambil menikmatinya.

Menjadi Orangtua Bagi Manusia, Bukan Robot

“Dilihat dari faktor kemauan untuk maju, saya mengelompokkan guru menjadi tiga jenis. Pertama, guru robot, yaitu guru yang bekerja persis seperti robot. Mereka hanya masuk kelas, mengajar, lalu pulang. Mereka hanya peduli pada beban materi yang harus disampaikan kepada siswa. Kedua, guru materialistis, yaitu guru yang selalu melakukan perhitungan mirip dengan aktivitas bisnis jual beli. Parahnya yang dijadikan patokan adalah hak yang mereka terima, barulah kewajiban dilaksanakan sesuai hak yang mereka terima. Ketiga, gurunya manusia, yaitu guru yang memiliki keikhlasan dalam belajar dan mengajar. Guru yang punya keyakinan bahwa target pekerjaannya adalah membuat para siswa berhasil memahami materi-materi yang diajarkan” (Munif Chatib dalam buku “Gurunya Manusia”, Kaifa, Jakarta, 2011, halaman 64).

Saya memang menyukai bukunya Munif Chatib, karena sangat inspiratif bagi saya. Dua tulisan saya sebelumnya, semua juga mengutip dan mangambil inspirasi dari buku bang Munif, untuk saya bawa ke dalam pembahasan tentang pendidikan di dalam keluarga. Hal ini karena saya sangat meyakini bahwa perbaikan bangsa dimulai dari pendidikan, dan pendidikan dimulai dari rumah dan sekolah.

Orang Tua Robot, Orang Tua Materialistis
Ketika Munif mengelompokkan guru menjadi tiga jenis, yaitu guru robot, guru materialis dan gurunya manusia, maka dalam kehidupan keluarga, orang tuapun bisa dikelompokkan serupa itu. Orang tua adalah guru dan pendidik pertama dan utama di dalam kehidupan rumah tangga. Maka ada tipe orang tua robot, orang tua materialistis, dan orang tuanya manusia.

Orang tua robot adalah ayah dan ibu yang bertindak seperti robot, tanpa perasaan. Bekerja mekanis : ayah bekerja mencari nafkah, ibu mengurus rumah tangga. Ayah pulang kerja, masuk rumah, membaca koran, nonton TV, makan, doa dan tidur. Ibu memasak, mencuci baju, membersihkan rumah, menyiapkan sarapan sebelum anak-anak berangkat sekolah, membaca tabloid, nonton sinetron, doa dan tidur.

Tidak ada kehangatan di dalam keluarga tersebut, yang ada adalah suasana formal dan sangat kaku. Tidak ada kelembutan dan membuncahnya cinta dan kasih sayang. Yang lebih tampak adalah suasana saling asing di antara suami, isteri, dan anak-anak. Mereka berinteraksi secara formal dan tidak tampak suasana keharmonisan sebuah keluarga, karena lebih dominan suasana kesibukan masing-masing anggota keluarga, seakan mereka adalah orang-orang yang tidak memiliki ikatan kekeluargaan.

Ayah dan ibu tidak mengerti mengapa anaknya menangis. Ayah merasa sudah menunaikan kewajibannya, namun ternyata anak masih merajuk. Ibu merasa sudah menyiapkan keperluan sekolah anak, namun anak masih malas berangkat sekolah. Mereka tidak memahami bahasa perasaan, tidak mengerti bahasa hati, yang diketahui adalah bahasa kegiatan dan perbuatan praktis.

Orang tua materialis adalah ayah dan ibu yang selalu menjadikan materi sebagai tolok ukur segala sesuatu. Sejak kecil saat anak menangis, yang terpikir adalah “ia memerlukan makanan atau mainan apa?” Begitu anak menangis, pertanyaan ibu adalah, “Mau apa nak ? Jelly, atau Chiki ?” Pertanyaan ayah adalah, “Ayo kita beli mainan, kamu pengin mainan apa?” Mereka berpikir bahwa anak akan diam jika mendapat pemenuhan materi.

Ayah merasa sudah menjadi orang tua hanya karena memberikan keperluan material bagi anak-anak. Ia bekerja mencari nafkah, agar bisa memberikan kecukupan makan, pakaian dan papan bagi keluarga. Membayar uang sekolah anak-anak, membiayai kesenangan anak-anak, membelikan handphone, laptop, pulsa, blackberry, dan seterusnya. Membayar keperluan kesehatan, membiayai keperluan rekreasi, mencukupi sarana transportasi, seperti motor, mobil dan segala asesorisnya.

Ibu merasa sudah menjadi orang tua hanya karena mencukupi keperluan sekolah dan bermain anak-anak. Ibu sudah memenuhi belanja untuk anak-anak. Memasakkan berbagai makanan yang disenangi anak. Membelikan makanan dan minuman kesukaan anak-anak. Membelikan seragam sekolah anak, membelikan buku-buku pelajaran anak. Mengajak anak-anak untuk mengikuti berbagai kursus dan bimbingan belajar.

Orang Tuanya Manusia
Sedangkan orang tuanya manusia adalah ayah dan ibu yang terus menerus berusaha untuk mendidik anak dengan sepenuh hati. Selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi anak-anak, selalu berusaha menyayangi anak dan mengarahkan mereka menuju kebaikan. Orang tua yang selalu belajar dan meningkatkan kapasitas diri agar menjadi ayah dan ibu yang unggul dan tangguh dalam mendidik dan membersamai proses tumbuh kembang anak-anak.

Ketika anak menangis, orang tua memahami bahwa yang diperlukan adalah perhatian dan kasih sayang. Ketika anak merajuk, orang tua memahami bahwa yang diperlukan adalah sentuhan hati dari ayah dan ibu, bukan sentuhan materi. Orang tuanya manusia memahami bahwa ada kewajiban yang tidak sekedar materi, lebih dari itu orang tua harus memberikan pemenuhan kebutuhan spiritual, kebutuhan intelektual, percontohan moral, dan dukungan amal.
Orang tuanya manusia merasakan dengan hati, menyapa penuh kelembutan, mendorong penuh motivasi, menyentuh dengan perasaan. Ayah dan ibu yang selalu berusaha memberikan ketaladanan dalam kehidupan, selalu berusaha mencetak generasi yang mengerti dan komitmen terhadap nilai-nilai. Ayah dan ibu yang mengerti bahwa mereka memiliki kewajiban mengarahkan segenap potensi anak-anak menuju kehidupan yang penuh berkah, kebahagiaan dan keberhasilan.

Karena anak-anak yang kita lahirkan adalah manusia dengan segala potensi yang utuh, maka kita tidak boleh menjadikan mereka sebagai robot, tidak boleh pula menggunakan pendekatan materialistis dalam berinteraksi dengan anak-anak. Harus melakukan pendekatan dari hati ke hati, dengan perasaan, dengan bahasa jiwa. Hanya orang tua yang sadar akan kelengkapan potensi anak-anak ini yang akan bisa menghantarkan mereka menuju gerbang keberhasilannya.

Konsekuensi logisnya adalah, orang tua seperti ini harus selalu rela belajar, rela meningkatkan kapasitas dan kapabilitas dirinya agar selalu bisa melakukan hal yang tepat dan memberikan hal terbaik bagi anak-anaknya. Mereka selalu belajar, mencari ilmu, pengetahuan dan ketrampilan yang bermanfaat bagi upaya mendidik anak-anak. Orang tua humanis seperti inilah yang akan bisa menjadikan anak-anak yang sukses dalam kehidupan dunia dan akhirat.
Semoga kita bisa menjadi orang tuanya manusia, karena anak-anak kita adalah manusia dengan segala potensi yang utuh.

Rasa Mual Saat Menggosok GIgi

Kebanyakan dari kita, termasuk saya sendiri pasti ada rasa mual tiap menggosok/menyikat gigi. Meski begitu, rasa mual tersebut jarang dibarengi dengan muntah. Kenapa rasa mual itu ada tiap kita menyikat gigi? Berikut penjelasannya.

Penyebab rasa mual ini ada berbagai macam:

Memiliki tenggorokan yang sensitif. Bagian belakang tenggorokan mengalami kontraksi yang menghentikan obyek memasuki tenggorokan, kecuali saat kita ingin menelan secara normal.
Menggosok gigi terlalu kencang sehingga menekan bagian dalam tenggorokan. Ingat kan, seorang penderita bulimia biasanya mencolok mulutnya sampai akhirnya memuntahkan makanannya.
Faktor psikologis, karena pernah muntah saat menggosok gigi terlalu kencang. Kejadian tak sengaja itu rupanya membekas, sehingga kita selalu merasa khawatir akan muntah saat menggosok gigi. Pikiran negatif juga bisa menyebabkan kejadian yang negatif.
Ada yang mengatakan bahwa mual saat menggosok gigi juga disebabkan oleh naiknya asam lambung (maag). Coba perhatikan, apakah di antara busa pasta gigi yang kita pakai terdapat cairan kental berwarna bening kekuningan?
Sedang hamil, sehingga rasa mual merupakan bagian dari morning sickness yang Anda alami.


Pencegahan:
Bernafas melalui mulut saat menggosok gigi. Tarik nafas dalam-dalam saat ingin muntah, dan hindari menahan nafas, atau berkonsentrasi bernafas dengan satu cara, karena hal itu hanya akan memperparah keadaan.
Jangan membuka mulut terlalu lebar atau dengan kaku. Lemaskan otot-otot mulut dan tenggorokan. Bila memungkinkan, gosoklah gigi perlahan-lahan tanpa membuka mulut. Jika asam lambung naik, buang dulu busa pasta gigi.
Jangan memasukkan sikat gigi terlalu dalam, dan menyikat dengan kuat, karena tanpa sengaja tangan kita bisa menyodok terlalu keras.
Ganti sikat gigi dengan bulu yang lebih lembut, atau ganti pasta gigi dengan rasa yang tidak terlalu pedas. Anda bisa memilih pasta gigi yang rasanya Anda sukai.
Minum air hangat saat bangun tidur, lalu berkumur dengan air hangat saat menggosok gigi.
Jika Anda tidak yakin dengan kebersihan gigi karena berhenti menggosok gigi sebelum menyentuh semua gigi, bantu dengan obat kumur atau tongue scrapers untuk membersihkan lidah (tersedia di apotek).
Jika penggunaan tongue scrapers tetap membuat Anda mual, gunakan dental floss untuk menyapu lidah. Ambil floss sepanjang biasanya, lalu sapukan ke lidah dari dalam ke luar. Cara ini akan cukup berhasil untuk yang memiliki tenggorokan sensitif.




Wanita Israel; Cantik Tapi Mematikan





















Alasan Penggaris Panjangnya 30 cm

Umumnya penggaris - penggaris yang ada di sekolah dasar dan menengah panjangnya sekitar 30 sentimeter. Tigapuluh sentimeter itu lebih kurang sama dengan 12 inci atau 1 kaki (foot, satuan panjang ala Kerajaan Inggris).

Dalam bidang komputer dan elektronika, panjang 30 sentimeter memiliki arti khusus. Arti khusus yang menjadi pegangan dalam merancang dan membangun rangkaian mikroelektronika dan rangkaian terpadu (integrated circuit, IC).
Tigapuluh sentimeter lebih kurang adalah jarak yang ditempuh oleh gelombang elektromagnetik dalam waktu satu per milyar detik. Periode satu per milyar detik berkorespondensi dengan frekuensi 1 milyar daur (cycle) per detik (giga hertz, GHz), jadi lebih kurang pada orde/skala yang sama dengan kecepatan komputer saat ini.

Faktor 30 sentimeter menjadi penting dalam merancang sebuah rangkaian elektronika yang beroperasi pada frekuensi GHz. Dalam rangkaian elektronika skala GHz, daur arus listrik dalam rangkaian akan menghasilkan gelombang elektromagnetik yang memiliki panjang pada sekitar skala sentimeter. Jika rangkaian elektronika tersebut berukuran juga pada skala sentimeter, maka insinyur yang merancang rangkaian tersebut harus mempertimbangkan faktor waktu yang diperlukan untuk perambatan gelombang elektromagnetik dalam rangkaian.

Problem serupa, yakni memperhitungkan faktor waktu yang diperlukan untuk perambatan gelombang elektromagnetik, muncul dalam banyak teknologi sehari-hari: radar, telekomunikasi seluler dan satelit, jaringan serat optik (optical fiber), global positioning system, perpetaan, geodesi, dan banyak lagi.

Dalam fisika partikel eksperimen, problem ini muncul ketika fisikawan harus mempertimbangkan waktu tempuh sinyal dalam serat optik dari detektor yang terletak 100 meter di bawah tanah ke komputer yang membaca dan menyimpan data di permukaan tanah. Sebagai contoh, akselerator LHC beroperasi dengan frekuensi 40 MHz atau periode 25 per milyar detik. Setiap 25 per milyar detik, terjadi beberapa tumbukan/interaksi di dalam detektor. Dengan menggunakan aturan 30 sentimeter, kita tahu bahwa selama 25 per milyar detik, cahaya akan menempuh jarak 7.5 meter. Padahal jarak dari bawah tanah ke permukaan tanah adalah 100 meter lebih! Sebelum sinyal dari detektor mencapai permukaan tanah dan direkam dalam komputer, detektor sudah menerima data kembali!

Padahal detektor di bawah tanah pada umumnya memerlukan konfirmasi (handshake) dengan komputer yang terletak di permukaan: apakah sinyal/informasi yang dikirimkan sudah sampai atau belum. Dengan pertimbangan itu, maka detektor di bawah tanah dirancang untuk menyimpan sementara data-data tumbukan/interaksi partikel dalam sebuah tempat penyimpanan sementara (buffer memory). Sehingga bila karena suatu sebab kiriman informasi dari bawah tanah ke permukaan terganggu, detektor di bawah tanah akan menerima kabar dari komputer di permukaan bahwa informasi yang dikirim belum diterima, dan bisa dikirimkan kembali.

Untuk membangun alat eksperimen fisika partikel diperlukan kerjsama antara fisikawan dengan insinyur: baik insinyur teknik tenaga listrik, teknik elektronika, teknik mesin, teknik pendinginan, teknik komputer, teknik sipil, dll. Tanpa kerjasama tersebut, tidaklah mungkin alat dan fasilitas eksperimen fisika partikel bisa dibangun.

Catatan: Penggunaan ukuran 30 sentimeter untuk memberikan ilustrasi/gambaran tentang kecepatan cahaya dan jarak yang ditempuh, dipopulerkan oleh Laksamana Pertama (Commodore/Rear Admiral) Grace Hopper, seorang sesepuh dalam bidang komputer dan informatika.

Ada Kuis Radio Berhadiah Bayi

Dunia ini memang sudah gila, karena manusia sebagai penguasa isi dunia perbuatannya semakin hari semakin menggila tak beraturan dan terkesan menyepelekan sang pencipta.

Adalah sebuah station radio HOT 89,9 FM di Kanada yang menggelar kuis dengan hadiah seorang bayi. Hal yang tidak lazim dilakukan dimana kuis biasanya hadiahnya berupa barang ataupun produk lainnya. Namun kali ini hadiahnya adalah manusia dalam bentuk bayi. Lihat gambar iklannya di bawah. Tidak hanya itu, saat saya mengunjungi situs radio tersebut di www.hot899.com ternyata sudah memasuki masa voting untuk menentukan pemenangnya.

Program kuis ini menjadi kontroversial setelah para ahli medis yang berhubungan dengan bayi tabung menganggap hal ini sebagai kapitalisme bayi tabung. Karena ia memanfaatkan kebimbangan orang yang tidak memiliki anak untuk ikut serta. Dan tentunya tujuan utama dari itu adalah uang.

Konsep kuis radio yang sudah di ikuti oleh lebih dari 400 peserta ini lebih menyasar kepada iklan bayi tabung. Setiap pesertanya hanya diharuskan untuk menjelaskan motivasi mereka dalam mengikuti program bayi tabung. Selanjutnya peserta akan diseleksi menjadi lima orang yang akhirnya ditentukan oleh polling melalui vote sebagai acuan pemenang.

Kuis ini tidak hanya diikuti oleh peserta lain jenis, tetapi juga sesama jenis, artinya siapapun boleh ikut disitu. Bagaimana jika pesertanya disusupi oleh sindikat para penjual bayi?

Sebenarnya Emas Berasal Dari Luar Angkasa

Para ilmuwan mengatakan mereka menemukan bukti bahwa beberapa logam berharga, antara lain emas dan platinum, berasal dari angkasa luar miliaran tahun lalu.

Para peneliti dari Universitas Bristol, Inggris mengambil kesimpulan berdasarkan penelitian terhadap endapan berusia empat miliar tahun di Greenland.
Mereka menemukan isotop yang berada di dalam endapan jelas berbeda dengan isotop yang berasal dari Bumi.


Menurut mereka, perbedaan ini memperkuat teori yang menyebutkan logam-logam berharga yang kita gunakan sekarang ini sampai ke Bumi melalui pelepasan sebuah meteor besar ketika meteor baru berusia 200 juta tahun.
Logam emas dan logam-logam berat lain kemudian tenggelam ke dalam inti bumi yang meleleh pada masa-masa awal.
Namun asal-muasal pertama dari emas yang kini menjadi barang perhiasan dalam bentuk cincin, kalung dan lain-lain bahkan lebih eksotis, lapor wartawan BBC, Risto Pyykkö.
Menurut ilmuwan, logam emas terbentuk akibat benturan antar bintang-bintang neutron, ledakan paling dasyat yang pernah terjadi di alam semesta.

Selasa, 28 Agustus 2012

Patriotisme Pendidikan

Gelombang kesuksesan timnas sepakbola benar-benar menghipnotis masyarakat Indonesia. Dari headline media massa hingga tren fashion, semuanya larut oleh euforia. Meski terusak oleh kegagalan merengkuh gelar juara meski telah sampai final, fakta ini tetaplah fenomenal. Ada spirit perjuangan yang seperti menular antar tiap orang. Spirit perjuangan yang terbingkai oleh perasaan kolektif layaknya saat masa pra kemerdekaan dulu. Spirit perjuangan yang membuat seseorang siap melakukan apa saja, berkorban apa saja, bahkan jiwanya, demi negara. Spirit perjuangan itu dikenal juga dengan istilah patriotisme.

Lihatlah bagaimana ratusan ribu masyarakat Indonesia rela berdesak-desakan, berpeluh, hingga berdarah-darah demi selembar tiket pertandingan. Lihat juga bagaimana puluhan juta masyarakat Indonesia rela menambah pengeluaran bulannya demi membeli kaos merah putih berlambang garuda di dada. Lihat pula bagaimana ratusan juta masyarakat Indonesia rela meninggalkan acara sinetron kesayangan demi menyaksikan timnas berlaga lewat layar kaca. Dengan inilah mereka berkorban demi negara. Inilah wujud dari patriotisme mereka. Tapi, itu sepakbola. Bagaimana dengan pendidikan?

Tidak seperti sepakbola, saya agak sulit untuk menjawab soal ini. Bukan karena ketidakadaan idealita atau kalimat yang didahului kata ‘seharusnya’, tetapi karena ketiadaan fakta. Tidak ada sebuah fakta aktual yang membuat saya bisa menjelaskan bagaimana wujud patriotisme dalam pendidikan. Tolong beritahu saya jika anda pernah melihat dan merasakannya secara langsung. Karena sepanjang perjalanan saya di dunia pendidikan formal, hampir tidak pernah saya merasakannya, termasuk pada diri saya pribadi.

Hampir tidak pernah saya melihat seorang guru yang mengajar dengan semangat yang tiada habis dan pengorbanan yang tiada selesai. Begadang demi merancang metode mengajar yang tepat. Memperhatikan perkembangan siswa satu per satu. Berusaha menyelesaikan masalah siswa dengan segenap cinta dan kasih sayang. Membaca banyak buku dan koran demi siswa yang butuh pencerahan. Berpindah dari satu sekolah ke sekolah lain demi menjalankan tugas negara. Hingga mengganti standar kebahagiaan dari kesejahteraan diri menjadi perkembangan pribadi siswa. Semuanya berorientasi memberi dan lebih dari itu, semuanya juga berpangkal pada ketulusan hati, tanpa paksaan. Hal itu jugalah yang membedakan patriotisme masa pra kemerdekaan dengan patriotisme orde baru.

Saya dan teman-teman saya sesama (maha)siswa pun hampir tidak pernah belajar dengan hasrat keingintahuan yang tinggi dan semangat untuk menjiwai materi. Bertanya dan berdiskusi meski sedang tidak di kelas. Membaca buku dan menulis pemikiran meski sedang masa liburan. Memandang setiap materi pelajaran sebagai alat bantu untuk membantu negara menyelesaikan masalah di masyarakat. Hingga mengganti tujuan pribadi, dari sekadar dapat hidup sejahtera sendiri menjadi berusaha untuk membuat warga negara sejahtera bersama. Ada semacam penjiwaan terhadap setiap hal yang sistem pendidikan berikan pada mereka. Penjiwaan yang pada saatnya nanti berwujud pada pengabdian dan misi perubahan demi masyarakat yang lebih baik.

Tapi tenang. Lihatlah kembali ke atas. Saya masih menyelipkan ‘hampir’ di tengah ketiadaan bukti patriotisme pendidikan itu. Hal ini menandakan bahwa masih ada peluang untuk membuktikan keberadaannya. Untuk membuktikan bahwa rangkain kata-kata indah itu riil dan nyata. Dan itu hanya orang-orang yang telah sadarlah yang bisa melakukannya. Ya! Orang-orang itu adalah kita; saya dan anda!

Kesadaran Berpendidikan

Ayo kita lihat bagaimana kondisi pendidikan di sekitar kita. Apakah gedung sekolah berdiri gagah dengan cat yang indah? Apakah setiap kelas berpendingin dan dipenuhi berbagai alat-alat canggih? Apakah ada berbagai laboratorium dengan teknologi yang begitu mengagumkan? Jika anda tinggal di kota, mungkin hampir semua jawabannya adalah YA! Semua hal yang berkaitan dengan materi (fisik atau infrastruktur) di kota pasti akan sering membuat anda berkata: “Wah…”

Akan tetapi, coba anda bandingkan dengan kondisi manusianya. Kepala sekolah yang tak bisa menjadi contoh. Guru yang tak memiliki gairah untuk membagi ilmunya. Staff yang tak melayani dengan tulus. Hingga pelajar yang tak sadar mengapa mereka harus belajar di tempat formal pembelajaran (sekolah). Begitu kontradiktif. Inilah buah dari gagasan PEMBANGUNAN ala orde baru yang ternyata lebih mengedepankan aspek materi (kebendaan) daripada kesadaran (nilai-nilai). Padahal kesadaranlah yang mengarahkan materi, bukan sebaliknya.

Kesadaranlah yang membuat seorang pelajar tidak menyontek, meski sebenarnya ia bisa melakukannya. Kesadaran pula yang membuat seorang guru bekerja keras untuk menemukan metode mengajar yang efektif, meski sebenarnya ia bisa tidak melakukannya. Kesadaranlah yang membuat semua orang yang terlibat dalam dunia pendidikan bergerak tulus karena nilai-nilai, bukan suruhan peraturan.

Lihatlah bagaimana Bu Muslimah mengajar laskar pelangi! Penuh gairah positif dan semangat mendidik yang luar biasa. Apakah infrastruktur sekolah mereka bagus? Tidak. Karena keberhasilan pendidikan memang tidak ditentukan olehnya. Ibarat seorang wirausahawan, materi dan infrastruktur hanyalah modal, sedangkan kerja keras dan strategi jitu sang wirausahawanlah yang paling menentukan jumlah keuntungan.

Jadi, yang paling pendidikan kita butuhkan untuk berhasil bukanlah infrastruktur megah nan canggih, tapi manusia-manusia yang memiliki kesadaran akan nilai-nilai, gairah positif, serta semangat juang untuk terus bergerak menuju tujuan.

Salam Kreatif - Kritis,
Alfisyahrin

MEMBUDAYAKAN BACA KORAN

Beberapa lalu Presiden Soesilo Bambang Yudoyono pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) mencanangkan gerakan baca koran. Seruan ini tentu memiliki korelasi yang positif dengan dunia pendidikan terutama sekolah. Bagaimana peranan guru dalam mendorong upaya gerakan tersebut di sekolah? sejauh mana pula kebiasaan para guru dalam membaca koran dan kemudian menularkannya kepada anak didik?

Setiap sekolah pasti berlangganan satu atau dua buah koran. Paling tidak koran “Pikiran Rakyat” setiap hari hadir di ruang guru atau perpustakaan sekolah di Jawa Barat. Namun, apakah dengan hadirnya media bacaan tersebut budaya membaca koran kemudian tumbuh subur di sekolah? Belum tentu. Selama pemahaman dan penilaian guru akan kebutuhan untuk membaca koran belum tepat maka budaya membaca tidak akan pernah hadir di sekolah.

Berdasarkan observasi sederhana penulis ternyata mayoritas guru lebih banyak menghabiskan waktunya, di luar jam mengajar, untuk ngobrol dan menggosip dibandingkan menambah wawasan dengan membaca koran. Mereka beranggapan bahwa berita yang disajikan koran tidak ada bedanya dengan berita yang disiarkan media televisi. Seringkali berita dari televisi lebih cepat dibandingkan koran. Tidak aneh bila kemudian di sekolah koran jarang disentuh, tergeletak begitu saja di atas meja di antara tumpukan buku.

Bahan ajar

Sejatinya koran bukan sekedar media pemberitaan. Di dalamnya juga terdapat berbagai rubrik yang berkaitan dengan dunia pendidikan yang bisa dijadikan sebagai bahan ajar tambahan selain buku daras dan buku LKS (Lembar Kerja Siswa). Bukan hanya mata pelajaran bahasa Indonesia, koran pun bisa menjadi bahan ajar semua mata pelajaran.

Koran bisa dijadikan sebagai bahan penjelasan, keterangan tambahan maupun contoh materi pelajaran. Selain tentang ilmu-ilmu sosial koran memberikan wawasan tentang ilmu-ilmu alam. Contohnya “Pikiran Rakyat” memiliki rubrik “Cakrawala” yang membahas perkembangan sains. Bila guru membiasakan diri membaca koran wawasan mereka akan bertambah, bahan ajar pun semakin melimpah serta semakin mudah untuk disampaikan kepada siswanya di sekolah.

Menyebarkan budaya membaca

Tatkala harga buku saat ini semakin mahal, koran menjadi media bacaan alternatif yang murah meriah. Guru bisa menyebarkan budaya membaca kepada siswa dengan pemberian tugas untuk mengkliping koran tentang tema tertentu sesuai dengan materi pelajaran yang sedang dipelajari. Dengan begitu siswa terbiasa dengan koran yang selanjutnya mereka menjadi antusias untuk terus membaca.

Namun tentu saja sekolah perlu menyediakan koran yang jumlahnya sesuai dengan rasio guru dan siswa. Tentu tidak sepadan satu koran dibaca oleh 500 orang di satu sekolah. Paling tidak setiap sekolah memiliki langganan beberapa koran nasional dan koran daerah. Dengan ketersediaan yang relatif banyak maka tidak ada alasan bagi guru dan siswa untuk tidak bisa membaca koran karena harus berebutan.

Bagi sekolah yang sudah tersambung dengan internet, budaya membaca koran bisa semakin ditingkatkan. Saat ini beberapa koran daerah maupun nasional telah menyediakan edisi online di samping edisi cetak. Misalnya “Pikiran rakyat” memiliki edisi online dengan alamathttp://www.pikiran-rakyat.com. Melalui internet, guru dan siswa bisa mengakses seluruh berita dan tulisan yang disajikan termasuk koran yang berasal dari daerah lain atau juga dari luar negeri.

Terakhir, yang paling penting dalam rangka mendorong budaya membaca koran adalah budaya menulis. Kemampuan menulis di koran tidak akan muncul tanpa diawali budaya membaca. “PR” termasuk pelopor dalam mendorong budaya ini. Lihat saja kolom “Forum Guru” yang disediakan khusus untuk tulisan para guru. Siswa SMP/SMU rubrik “belia” disediakan untuk menampung tulisan dan kreativitas mereka. Tak ketinggalan anak TK/SD memiliki “Pe Er Kecil”. Semakin sering guru dan siswa menulis di koran, maka budaya membaca koran pun akan semakin meningkat, paling tidak ingin mengetahui apakah tulisannya dimuat atau tidak.

Gerakan baca koran ini perlu terus digalakkan dengan upaya bahu membahu berbagai kalangan termasuk para guru yang bergerak di dunia pendidikan.

10 Member Pertama Di Facebook

Sudah cukup jelas bahwa orang pertama yang bergabung adalah Pendiri Facebook sendiri "Mark Zuckerberg ". 

Beberapa tahun yang lalu ketika FB tidak memiliki fasilitas username untuk linknya, link profil profil pengguna tampak 

seperti ini "http://www.facebook.com / profile.php? id = 7568945", setelah id =? adalah nomor seri mulai dari 0. 
Jika sudah familiar dengan sejarah dari Facebook maka Anda mungkin tahu bahwa mengapa sebagian besar orang yang bergabung berasal dari Harvard University, dan hal yang paling menarik adalah bahwa tidak ada pengguna perempuan yang bergabung dalam daftar 10 pertama, namun perempuan pertama yang menjadi pengguna facebook berada dalam urutan 31 dan Mari kita hitung mundur top 10 pengguna pertama FACEBOOK.



1. Mark Zuckerberg 
Founder facebook ini adalah orang yang pertama mendaftar di situs jejaring fenomenal ini dengan nomor id 4.


2. Chris Hughes
Chris Hughes adalah Co-Founder Facebook sekaligus teman sekamar Mark Zuckerberg sewaktu mereka kuliah di harvard University. proyek yang membuat namanya melejit selain menjadi co-founder facebook adalah proyek pembuatan situs kampanye obama di my.barrackobama.com yang disebut2 punya andil besar dalam menyukseskan obama menjadi presiden kulit hitam pertama di Amerika Serikat.
nomor idnya adalah 5.




3.Dustin Moskovitz 
Dustin Moskovitz adalah Co-Founder Facebook sekaligus teman sekamar Mark Zuckerberg sewaktu mereka kuliah di harvard University. Moskovitz memiliki saham facebook sebesar 6 % yang membuat kekayaannya diperkirakan mencapai 1,4 milliar US$. Forbes menasbihkan dia sebagai milyader termuda di dunia.



4. Arie Hasit 
Arie Hasit adalah teman baik dari Mark Zuckerberg. bisa dibilang sohibnya deh karena sewaktu mereka kuliah di harvard mereka sering melakukan kegiatan bersama - sama. hal ini karena mereka sama2 seorang jewish. sekarang dia bekerja sebagai juru bicara angkatan bersenjata Israel.



5.Marcel Georgés Laverdet II 
sedikit yang diketahui soal Marcel Georgés Laverdet II. yang bisa diketahui hanya dia bekerja di Facebook.




6. Soleio
soleio adalah pegawai teknis facebook. di pagenya, dia menulis bahwa pekerjaannya adalah yang berhubungan dengan teknis facebook.


7. Chris Putnam 
Chris Putnam adalah salah satu software engineer Facebook. aktivitasnya dapat dipantau melalui blognya, yaitu http://blog.facebook.com/blog.php?bl...any&blogger=13.
ada yang unik dari chris putnam adalah satu - satunya orang yang memiliki avatar khusus di facebook. dengan mengetik utnam: di chat box anda, maka akan ada sesosok foto avatar yang keluar. yaitu fotonya sendiri.

nomor idnya adalah 13.


8. Andrew McCollum 
Andrew McCollum adalah teman sekelas dari Mark Zuckerberg di Harvard sekaligus adalah desainer grafis pertama Facebook. dialah yang merancang logo facebook pertama kali dan yang memutuskan untuk memberikan siluet ala al pacino.


9. Colin Kelly 
Sedikit info tentang orang ini. yang pasti dia adalah alumnus harvard university. kemungkinan besar adalah teman sekelas dari Mark Zuckerberg. kebanyakan dari pemilik id - id kecil ini adalah alumnus Harvard University karena memang pada awalnya, facebook dikembangkan untuk kepentingan alumnus dan mahasiswa Harvard.


10. Mark Kaganovich 
Mark Kaganovich adalah alumnus Harvard bidang computer science. dia merupakan founder dari labmeeting, yaitu sejenis social network (seperti facebook) tetapi dikhususkan untuk para ilmuwan.

Jangan Sembarangan Tanya "Sekarang Jam Berapa?"

Suatu hari di stasiun Gubeng Surabaya, seorang pemuda bertanya pada seorang bapak disampingnya, "Jam berapa sekarang Pak ?"

Diluar dugaan, si Bapak diam saja, menoleh pun tidak. Ya mungkin si bapak berhati - hati, kan lagi musim hipnotis. Mengira sang bapak tidak mendengar, pemuda tersebut mengulanginya sampai 3 kali, namun si Bapak diam tidak bergeming sedikitpun.

Sedikit kesal, si pemuda akhirnya mencolek bapak tersebut dan berkata "Saya heran mengapa bapak tidak menjawab pertanyaan saya ?? Apa sih pak susahnya?" katanya sambil melengos.
Belum habis dia melengos, si bapak mulai berbicara "Bukannya saya nggak mau menjawab, tapi nanti kalau saya jawab , kita pasti ngomong-ngomong soal ini , soal itu , terus nanti kita jadi akrab".

Si pemuda melongo mendengar ceramah si bapak, " Lalu apa salahnya kalau kita akrab?"
Si bapak menjawab "Nanti anak gadis dan istri saya akan menjemput saya di Gambir, kalau kita sudah akrab, nanti kita akan turun sama -sama, terus saya pasti memperkenalkan mereka sama kamu. Nah, istri saya tuh orangnya baik sekali sama semua orang, nanti dia pasti menawarkan kamu mampir kerumah, nanti kamu mandi dirumah saya, terus makan dirumah saya, kemudian kamu lama-lama bisa akrab dengan anak gadis saya dan kamu jadi pacar anak saya dan lama-lama kamu bisa jadi menantu saya."

Sang pemuda yang tadi sudah bingung sekarang makin bingung, lantas dia bertanya "Terus apa hubungannya dengan pertanyaan saya yang pertama ?" Sambil berdiri dengan lantang bapak tersebut menjawab "Masalahnya anak muda, SAYA TIDAK MAU PUNYA MENANTU SEPERTI KAMU, JAM TANGAN AJA NGGAK
PUNYA , BAGAIMANA MAU MEMBAHAGIAKAN ANAK SAYA ?? "Lho?... Jadi jam berapa sekarang, Pak?

Hard Disk Pertama Di Dunia

4 September 1956 IBM memperkenalkan hard disk pertama di dunia dengan nama 305 RAMAC. Hard disk berukuran lemari ini disewakan dengan harga sewa saat itu $3.200 per bulan (1957), dengan kemampuan 5 MB. Pengguna bisnis pertama adalah Chrysler's MOPAR Division (1957). Jumlah unit yang pernah diproduksi lebih dari 1000 unit hingga tahun 1961 atau hanya cukup untuk menyimpan satu lagu dalam format MP3. Bandingkan dengan hardisk jaman sekarang ada yang selebar 0,6 cm dengan kapasitas 400 GB!

Di Inggris, Nonton Video Porno Dibayar Negara

Menteri Dalam Negeri Inggris Jacqui Smith meminta maaf karena menggunakan uang negara untuk membayar tagihan film porno yang ditonton suaminya.

Kasus itu mempertaruhkan kariernya dalam kabinet Perdana Menteri Gordon Brown yang sedang bersiap-siap menjadi tuan rumah pertemuan G-20. Smith mengakui tidak selayaknya memasukkan tagihan itu ke dalam rekening pemerintah. Dia berjanji segera mengembalikan uang tersebut.

Smith tidak berhati-hati dalam memasukkan tagihan paket pelayanan, termasuk internet dan televisi. "Saya minta maaf mengklaimkan koneksi internet saya. Saya bersalah mengklaimkan paket televisi di dalamnya," kata Smith.

"Masalah ini menjadi perhatian saya. Saya segera menghubungi pejabat berwenang dan menjelaskan situasi ini," imbuhnya. Sumber dekat Smith menuturkan bahwa menteri yang bertanggung jawab terhadap keamanan dalam negeri Inggris itu tidak akan mengundurkan diri. Sumber yang tidak menyebutkan nama itu mengungkapkan Smith akan berkonsentrasi pada konferensi G-20 pekan ini di London.

Smith dilaporkan memasukkan dua film porno yang tak disebutkan judulnya ke dalam tagihan saluran televisi berbayar di rumah keluarganya pada 6-8 April 2008. Nilai tagihan itu mencapai 5 poundsterling atau sekira Rp117.000 per film.

Dia juga memasukkan tagihan tiga film lain, yakni dua kali menonton Ocean'sThirteen dan satu film berjudul Surf's Up yang tagihannya mencapai Rp. 96.000. Smith sendiri telah menggunakan pengeluarannya untuk mempekerjakan suaminya, Richard Timney, sebagai penasihatnya ketika menjadi anggota parlemen dengan gaji sebesar Rp667,4 juta.

Smith juga menjadi subjek penyelidikan komisi parlemen atas pengeluarannya yang mencapai Rp. 1,9 miliar bagi keperluan keluarganya sejak menjadi anggota parlemen. Sementara juru bicara Smith menjelaskan, film dewasa itu tergolong X-rated dan menampilkan adegan seksual biasa.

"X-rated tidak sama dengan porno," kata juru bicara yang enggan namanya disebutkan itu. Sayang dia tidak menyebutkan judul film syur tersebut. The Sunday Express melaporkan, Timney, suami Smith, juga meminta maaf karena telah mempermalukan istrinya.

"Saya tidak habis mengerti mengapa orang orang marah karena ini. Sudah pasti tagihan itu tidak sepantasnya untuk film ini dan Anda tahu uangnya telah dikembalikan," katanya. Sementara itu, PM Brown membela Smith dan menyambut baik upaya Smith memperbaiki keadaan.

"Jacqui Smith telah bertindak benar dengan mengambil langkah-langkah memperbaiki kesalahan itu segera setelah dia menyadari," kata Brown.