Visit Here!!!!!!!

Translate Here!!!!!!!!!!!!!!

Jumat, 20 Mei 2016

Ini Dia Penulis Puisi di Film AADC2 :Aan Mansyur

Rasa saat membaca puisi-puisi dalam AADC 2 akan seperti mendapatkan surat dari orang yang dirindukan sekaligus dibenci.
Muvila.com – Sabtu sore, 25 April tahun lalu menjadi momen berkesan sekaligus mengagetkan bagi M. Aan Mansyur, penyair muda dari Makassar, Sulawesi Selatan. Sewaktu itu, ia tengah menghadiri pameran ilustrasi karya Emte alias Muhammad Taufik yang mengisi buku puisi terbarunya, Melihat Api Bekerja, di Edwin's Gallery, Kemang, Jakarta. Di situlah ia bertemu dengan Mira Lesmana, lalu ditawari membuat puisi-puisi untuk film Ada Apa Dengan Cinta 2 (AADC 2). 
“Kami lagi mau bikin AADC 2 nih, dan kita butuh puisi. Kamu mau nggak?” tanya Mira saat itu kepada Aan, yang pernah masuk dalam daftar seniman muda penuh talenta bertajukThe Next Big Things in Indonesian Culture yang dibuat harian Jakarta Globe pada tahun lalu. Menurut Aan, saat itu Mira mengaku sering membaca puisi-puisinya, dan merasa Aan adalah orang yang tepat untuk menulis puisi-puisi dalam AADC 2
Ajakan produser dari rumah produksi Miles Films itu kemudian diartikan Aan sebagai kesempatan untuk berterima kasih kepada AADC. Sebab, menurut Aan, film AADCmemiliki sumbangsih dan peran yang besar dalam membuat wajah puisi Indonesia sekarang. Ini akibat meledaknya AADC sejak beredar di bioskop-bioskop Indonesia pada Februari 2002 hingga ditonton oleh 2,5 juta orang. 
"Kita nggak membayangkan anak-anak muda bawa-bawa buku puisi, baca puisi. Terlibat di sini (AADC 2) sekarang artinya membuat saya sebagai orang yang menulis puisi bisa lebih percaya diri,” ujar Aan dalam rilis pers yang diterima Muvila
Rasa kaget Aan yang muncul saat ditawari kerja kolaborasi oleh Mira Lesmana juga ada alasannya. Secara personal, film AADC menancapkan memori cukup membekas pada dirinya. Ia ingat pertama kali menonton film yang dibintangi Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra itu ketika masih kuliah, dan memang sudah berkeinginan untuk menjadi penyair. 
"Setahun sebelumnya, saya 'nembak' cewek dengan puisi. Dan saya nonton beberapa kali dengan pacar saya waktu itu. Saya sangat yakin mantan pacar saya kalau sekarang dia nonton AADC 2, dia akan ingat banyak sekali hal. Mungkin saya termasuk salah satu orang yang paling sering nonton AADC," ujar pria kelahiran Bone, Sulawesi Selatan pada 14 Januari 1982 ini. 
Aan menilai bahwa film AADC berhasil memotret sebuah era di Indonesia saat itu. "Kita tidak menemukan banyak di budaya pop Indonesia bagaimana film berhasil memotret budaya pop pada satu era. Itu menurutku yang berhasil dilakukan AADC,” lanjutnya.
Maka, di tempat kolaborasi antara puisi dan ilustrasi sedang dirayakan pada Sabtu sore tahun lalu itu, lahirlah pula benih kolaborasi antara puisi dan film untuk AADC 2 kelak. Ajakan Mira itu juga membuat Aan merasa tertantang. Lagi pula, ia memang senang mengerjakan hal-hal yang sifatnya kolaboratif. Pengerjaan puisi-puisi untuk film AADC 2pun dimulai dan prosesnya cukup panjang.
Aan banyak melakukan riset. Dia menonton film AADC berulang-ulang. Karena belum pernah menyambangi New York, ia pun membaca buku-buku tentang kota tersebut, termasuk buku yang menuturkan tentang pengalaman hidup para pendatang di sana. Sebab, Aan perlu mengetahui bagaimana rasanya rindu pada Tanah Air atau orang-orang yang dicintai di negara asalnya. Ia juga mengikuti sejumlah akun Instagram yang memotret kota New York supaya bisa lihat warna-warni kota tersebut.
"Selama sekitar tiga bulan menulis puisi-puisi ini, saya seperti harus meletakkan kepalaku dan memasang kepala Rangga untuk melihat cara berpikir Rangga. Puisi-puisi Rangga di film ini lahir dari cara berpikir Rangga, dan juga persoalan-persoalan yang dihadapi Rangga. Rangga begitu percaya dengan yang disebut sebagai kekuatan kata-kata dan kekuatan bahasa,” beber penulis novel Perempuan, Rumah Kenangan (2007) dan Lelaki Terakhir Yang Menangis di Bumi (2015) ini.
Seperti halnya Rangga, Aan pun berharap bahwa dengan keterlibatan puisi ke dalam film, orang-orang menjadi percaya lagi pada kata-kata dan bahasa, serta lebih berpikir sebelum membicarakan sesuatu. Ia juga ingin agar orang-orang mempercayai kekuatan bahasa tak hanya sebagai alat komunikasi atau sebagai bahasa yang kerap dikuasai oleh tema-tema ekonomi dan politik.
"Orang semakin susah percaya bahwa ada kekuatan lain. Kekuatan imajinasi. Bahasa itu semesta yang besar sekali. Kalau kamu jernih berbahasa sebetulnya cara berpikirmu menjadi lebih bagus. Saya ingin puisi-puisi di AADC 2 ini menjangkau lebih jauh dari apa yang sudah diraih AADC yang pertama," ungkap Aan.
Tak hanya itu, ia juga membayangkan puisi-puisi karangannya untuk AADC 2 bisa menimbulkan paradoks. "Saya membayangkan orang-orang yang membaca puisi ini adalah orang-orang yang dekat tapi jauh sekali. Penuh paradoks-paradoks seperti itu si puisi ini. Bahwa yang dekat menjadi jauh, yang jauh menjadi terasa dekat. Seperti mendapatkan surat dari orang yang begitu kita rindukan sekaligus kita benci,” katanya. 
Di penghujung Oktober lalu, akhirnya Aan Mansyur merampungkan penulisan 31 judul puisi tentang kisah cinta antara Rangga dan Cinta untuk film AADC 2. Rencananya, puisi-puisi tersebut akan diterbitkan dalam buku Tidak Ada New York Hari Ini, sehingga akan menambah panjang daftar buku puisi karya Aan, yakni Hujan Rintih-Rintih (2005), Aku Hendak Pindah Rumah (2008), Cinta yang Marah (2009), Sudahkah Kau Memeluk Dirimu Hari Ini? (2012), dan Melihat Api Bekerja (2015). 
Penggalan dari salah satu puisi Aan untuk film Ada Apa Dengan Cinta? 2 sudah kita dengar lewat teaser trailer film tersebut yang dirilis beberapa waktu lalu.
resah di dadamu,
dan rahasia yang menanti di jantung puisi ini.
dipisah kata-kata
begitu pula rindu.
lihat tanda tanya itu.
jurang antara kebodohan dan keinginanku 
memilikimu sekali lagi

Foto header: Aan Mansyur
Foto artikel: Instagram Aan Mansyur

10 Foto Keindahan Alam Indonesia yang Harus Kamu Ketahui

1

Kepulauan Raja Ampat

Raja Ampat Papua
http://raredelights.com
Keindahan Pulau Raja Ampat
http://www.cekpremi.com
Raja Ampat merupakan tempat wisata di Papua yang sudah mendunia. Ketenaran Wisata Raja Ampat sebagai salah satu destinasi perjalanan wisata paling menarik di dunia sudah tidak diragukan lagi. Ini terbukti dengan di dokumentasikanya Raja Ampat pada film dokumenter yang berjudul “Edis Paradise 3” dengan pemutaran perdananya di Swiss. Wisata Raja Ampat di Papua menawarkan beberapa objek wisata yang diminati oleh para wisatawan dalam dan luar negeri. Kegiatan diving (menyelam bawah laut) dan snorkeling di Raja Ampat akan menunjukkan keindahan alam bawah laut Raja Ampat di Papua yang begitu mempesona, dengan berbagai jenis spesies ikan serta terumbu-terumbu karang yang hidup natural.
2

Gunung Rinjani

Gunung Rinjani di Lombok
m.energitoday.com
Pegunungan Rinjani
m.energitoday.com
Pesona pegunungan memang selalu menyuguhkan keindahan alam yang mempesona, begitu juga Gunung Rinjani yang menawarkan nuansa alam yang sempurna. Gunung Rinjani berada di pulau Lombok Nusa Tenggara Barat. Rinjani memiliki pemandangan yang paling bagus jika dibandingkan dengan pemandangan pegunungan yang berada di Indonesia. Setiap tahun antara Juni – Agustus, Gunung Rinjani sangat ramai dikunjungi para pendaki yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara. Perkumpulan mahasiswa pecinta alam juga kerap melakukan pendakian.
3

Subak

Subak Jatiluwih
http://www.bali-maps.net
Sistem Perairan Subak
http://www.raptim-indonesia.co.id
Bali memiliki berbagai kindahan alam yang mempesona. Tidak hanya pantai pasir putih yang menawan, Bali juga memiliki sawah yang unik. Jatiluwih merupakan pusat desa wisata yang berada di jantungnya Bali.  Daerah ini memiliki keunikan dalam mengelola sawah sebagai bagian dari hidup masyarakat yang diberi nama Subak. Subak itu sendiri berasal dari kata SE – UWAK yang artinya SEALIRAN, Menurut pengertiannya Subak adalah sebuah organisasi pengairan yang bersifat Religius, Agraris, Ekonomis dan Dinamis.
4

Gunung Bromo

Keindahan Gunung Bromo
http://anekatempatwisata.com
Keindahan Sunrise di Gunung Bromo
http://www.wisatajawatimur.com
Gunung Bromo merupakan bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Gunung Bromo terkenal dengan lautan pasir dan kawah yang eksotis serta keindahan matahari terbit atau biasa disebut sunrise. Selain bisa menyaksikan keindahan panorama alam Gunung Bromo, disaat tertentu kamu bisa menyaksikan masyarakat suku tengger melakukan upacara adat yang terkenal dengan nama Upacara Kasodo.
Waktu terbaik untuk mengunjungi wisata gunung Bromo adalah pada musim kemarau antara bulan Mei sampai Oktober. Karena pada bulan itulah kamu bisa menyaksikan keindahan gunung Bromo dengan sempurna.
5

Danau Kelimutu

Gunung Kelimutu
iwantantomi.wordpress.com
Gunung Kelimutu
http://kepulaukomodo.com
Gunung Kelimutu
www.kopibajawa.com
Banyak sekali keindahan yang menakjubkan di pulau Flores Nusa Tenggara Timur. Salah satu keindahan itu terdapat di puncak Gunung Kelimutu yaitu Danau Kelimutu. Danau Kelimutu juga biasa disebut dengan Danau tiga warna. Karena danau ini memiliki tiga warna yang berbeda, uniknya warna air di danau ini selalu berubah-ubah seiring dari masa ke masa.
Selain keindahan alam yang membuat decak kagum siapa pun yang melihatnya, Danau Tiga Warna juga sampai saat ini masih lekat dengan legenda yang dipercaya oleh masyarakat setempat. Menurut kepercayaan penduduk setempat, warna-warni danau ini memiliki arti masing-masing dan memiliki kekuatan alam yang sangat dahsyat.
6

Taman Laut Bunaken

Keindahan Taman Bunaken
http://tourtravelling.com
Wisata Bahari Bunaken
rekimaulana.wordpress.com
Keindahan Taman Laut Bunaken memang sudah tersohor sampai ke pelosok negeri. Selain memiliki panora laut yang luar biasa Taman Laut Bunaken juga memiliki kekayaan laut yang beraneka ragam. Berbagai jenis biota laut dan memiliki lebih dari 12 jenis terumbu karang, Bunaken juga memiliki 90 jenis ikan laut yang hidup di sepanjang perairanya.
Selain keindahan alamnya Bunaken juga terkenal sebagai salah satu tempat scuba diving terbaik di dunia. Bahkan ada suatu majalah wisata menyebutkan bahwa taman laut Bunaken menjadi salah satu tempat menyelam terbaik di dunia. Penghargaan ini memang masuk akal dan tak berlebihan. Ada sekitar lebih dari 19 titik penyelaman di taman laut ini yang mana para penyelam akan dengan mudahnya menyelam sembari menikmati kekayaan biota laut.
BACA JUGA: 7 Tempat Wisata Paling Mahal di Indonesia
7

Kawah Ijen

Kindahan Kawah Ijen
deviantart.net
Keindahan Kawah di Gunung Ijen
tigayogatours.wordpress.com
Kawah Ijen yang terletak di timur pulau jawa ini memang terkenal dengan keindahannya. Bukan hanya saat matahari terbit tapi juga ketika bulan masih berpijar menyinari kawah ini. Pesona keindahan alam kawah ijen yang menakjubkan yang dibarengi dengan keindahan api yang berwarna biru menjadi tujuan utama para wisatawan.
Selain itu, kawah ijen juga terdapat hasil tambang berupa belerang tradisional. Sehingga para wisatawan dapat langsung melihat para penambang yang membawa beban berat di punggung penambang. Mereka membawa tumpukan belerang dengan melewati jalan yang terjal dan penuh dengan gas beracun.
Sumber: http://www.satujam.com/

Wanita Ini Bisa Memindahkan Barang-Barang Dengan Pikirannya

Nina Kulagina, wanita kelahiran Rusia, tahun 1926 ini mengaku memiliki kemampuan psychic, yaitu memindahkan barang-barang hanya dengan pikirannya. Dia berkata bahwa kemampuan ini didapatkannya secara menurun dari ibunnya. Pertama kali menyadari bakat unik yang dimilikinya ini, Kulagina masih remaja dan ketika ia marah, benda-benda beterbangan begitu saja di sekelilingnya. Setelah ia dewasa, Kulagina mulai mampu untuk mengendalikan kemampuannya ini. Ia berkata, efeknya akan semakin terasa dan terkontrol jika ia terlebih dahulu melakukan meditasi untuk membersihkan pikirannya. Ketika ia sudah mendapatkan fokus yang jelas, ia mengaku akan merasakan rasa sakit yang teramat sangat dari tulang belakangnya dan pandangannya akan mulai mengabur.
Kemampuan yang dimiliki Kulagina ini dinamakan psikokinetik, yang merupakan campuran dari psikokinesis dan telekinesis. Psikokinesis sendiri berasa dari bahasa Yunani, yang artinya pikiran dan pergerakan. Sedangkan telekinesis, juga dari bahasa Yunani, artinya pergerakan benda-benda dari jauh. Keduanya adalah kemampuan dan bakat cenayang yang membuat pemiliknya mampu mempengaruhi realitas fisik di sekitarnya tanpa harus melakukan kontak fisik.
Wanita Ini Bisa Memindahkan Barang-Barang Dengan Pikirannya - Psikokinesis Nina Kulagina
Kulagina sendiri sebetulnya tidak menjalani ritual khusus atau kehidupan yang berbeda dari orang-orang lainnya. Ia bergabung dengan tentara merah pada usia 14 tahun di saat perang dunia kedua. Pada saat itu, ia sudah menjadi seorang ibu rumah tangga dan kemampuan psikokinesisnya sudah menonjol. Bakat cenayangnya itulah yang kemudian diteliti sehingga kemudian menjadi bahasan internasional sekitar tahun 1960. Selama perang dingin, dalam sebuah film bisu hitam putih pada masa itu, Kulagina muncul dan memamerkan bakatnya dengan memindahkan benda-benda di atas meja di hadapannya tanpa menyentuhnya sedikit pun. Film ini kemudian dilindungi di bawah pemerintah Soviet pada masa itu karena mengundang banyak kegemparan dan kegairahan dari berbagai kaum cenayang di seluruh dunia.

Menurut laporan dari Uni Soviet, sekitar 40 peneliti, 2 di antaranya memenangkan Nobel, telah meneliti Kulagina. Dalam sebuah media berjudul Investigating Psychics, Larry Kettlekamp mengaku bahwa Kulagina juga mampu memisahkan telur, kuning dan putihnya, yang telah direndam dalam air. Fenomena ini pun direkam dan diteliti secara medis di mana detak jantung, geombang otak, dan gelombang elektromagnetik Kulagina diperiksa saat ia memamerkan bakatnya itu. Untuk meyakinkan bahwa elektromagnetik dari lingkungan sekitar tidak menganggu, Kulagina lalu diletakkan di dalam kurungan baja di mana ia lalu mendemonstrasikan kemampuannya dengan memindahkan korek api dari tumpukan korek di bawah kubah kaca.
Salah satu eksperimen paling spektakuler yang melibatkan Kulagina adalah yang dilakukan di laboratorium Leningrad pada tanggal 10 Maret 1970. Setelah melakukan studi pendahuluan tentang kemampuan memindahkan barang-barang tanpa perlu menyentuhnya, para peneliti di sana sangat penasaran untuk melihat apakah kemampuan Kulagina juga bisa diarahkan untuk memanipulasi sel, jaringan, dan organ tubuh. Salah satu peneliti bernama Sergeyev menjadi saksi ketika Kulagina lalu menggunakan dan mengarahkan energinya untuk menghentikan detak jantung seekor katak. Surgeyev mengaku bahwa Kulagina pada saat itu memfokuskan pikirannya pada jantung si katak dan kemudian membuatnya berdetak lebih kencang, lalu mulai melemah, dan lalu berhenti.
Kulagina juga berkata bahwa ia bisa melakukan kemampuan psychic lainnya, seperti mampu melihat apa yang tersimpan di dalam kantung seseorang dan benda-benda yang tersembunyi lainnya. Ia juga mampu mendeteksi suatu penyakit berdasarkan penglihatan-penglihatan yang dilihatnya di dalam pikirannya.
Sumber: http://kepoan.com/

Kamis, 19 Mei 2016

Peristiwa Penting yang Terjadi pada Tanggal 20 Mei

Kilas Balik – Berikut adalah beberapa kejadian besar dalam sejarah yang terjadi di sel
uruh dunia pada tanggal 20 Mei:

2002: Timor Timur, bekas koloni Portugis yang kemudian menjadi bagian dari Indonesia, menjadi negara yang merdeka; José Gusmão diangkat menjadi presiden pertama.

2000: Chen Shui-bian menjabat sebagai presiden Taiwan, mengakhiri 51 tahun kekuasaan Kuomintang.

1989: Dengan lebih dari satu juta orang per hari berdemonstrasi di Lapangan Tiananmen di Beijing, pemerintah China menyatakan darurat militer, menjadi latar belakang tindakan keras yang terjadi dua minggu kemudian.

1941: Dengan tampilan yang kuat dari taktik udara ofensif selama Perang Dunia II, 3.500 pasukan Jerman diturunkan di pulau Kreta; sebagian besar gelombang pertama tewas, namun penurunan kedua dengan cepat membuat tentara Inggris di pulau itu kewalahan.

1927: Charles Lindbergh lepas landas dari Roosevelt Field, Long Island, NY, dalam penerbangannya ke kapal Paris The Spirit of St Louis; ini adalah penerbangan transatlantik solo nonstop pertama.

1862: Homestead Act disahkan oleh Kongres AS, menghibahkan 65 ha lahan publik di Barat sebagai rumah untuk “setiap orang yang menjadi kepala keluarga, atau yang telah berusia dua puluh satu tahun, dan merupakan warga negara Amerika Serikat, atau yang akan mengajukan diri dan memenuhi syarat.”

1834: Marquis de Lafayette, yang disebut sebagai pahlawan dua dunia atas peran-perannya baik dalam Revolusi Amerika maupun Revolusi Prancis, meninggal di Paris.

1498: Penjelajah Portugis, Vasco da Gama, mencapai Kalikut, India, membuka rute laut ke negara itu dari Eropa dengan melewati Tanjung Harapan.

Sumber: http://www.kembangpete.com/

20 MEI : Hari Kebangkitan Nasional


Hari Kebangkitan Nasional diperingati setiap tanggal 20 Mei. Pada tahun 2015 ini, kita selaku bangsa Indonesia akan memperingati Hari Kebangkitan Nasional tersebut yang ke 107. Dalam sejarahnya, Kebangkitan nasional dimulai dengan berdirinya Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908 dimana ditandai dengan bangkitnya rasa dan semangat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, yang tidak pernah muncul selama penjajahan berkuasa dan bumi pertiwi ini dikuasai oleh Belanda dan Jepang.


Pada awal berdirinya, organisasi Boedi Oetomo yang digagaskan pertama kali oleh Dr Wahidin Sudiro Husodo ini hanya bergerak dalam bidang pendidikan dan sosial budaya. Organisasi ini mendirikan sejumlah sekolah yang bernama Boedi Oetomo dengan tujuan berusaha memelihara serta memajukan kebudayaan Jawa. Anggota Boedi Oetomo terdiri dari kalangan atas suku Jawa dan Madura. Namun sejak tahun 1915 organisasi Boedi Oetomo mulai bergerak di bidang politik. Gerakan nasionalisme Boedi Oetomo yang berciri politik disebabkan oleh berlangsungnya Perang Dunia I. Peristiwa Perang Dunia I mendorong pemerintah kolonial Hindia-Belanda memberlakukan milisi bumiputera, yaitu wajib militer bagi warga pribumi.


Dalam perjuangannya di bidang politik, Boedi Oetomo memberi syarat untuk pemberlakuan wajib militer tersebut. Syarat tersebut adalah harus dibentuk terlebih dulu sebuah lembaga perwakilan rakyat (Volksraad). Usul Boedi Oetomo disetujui oleh Gubernur Jenderal Van Limburg Stirum sehingga terbentuk Volksraad pada tanggal 18 Mei 1918. Di dalam lembaga Volksraad terdapat perwakilan organisasi Boedi Oetomo, yaitu Suratmo Suryokusomo.


Sejak tahun 1930, Boedi Oetomo membuka keanggotaannya untuk seluruh rakyat Indonesia. Dengan seiringnya waktu, dalam bidang politik Boedi Oetomo mempunyai cita-cita untuk membuat Indonesia merdeka. Dengan hal ini Boedi Oetomo berubah menjadi sebuah organisasi dengan tujuan nasionalisme.Menyadari arti penting organisasi bagi rakyat, maka pada tahun 1920 Boedi Oetomo mulai menerima anggota dari masyarakat biasa. Dengan bergabungnya rakyat biasa ini, menjadikan Boedi Oetomo menjadi sebuah organisasi pergerakan rakyat dengan ditandai oleh pemogokan kaum buruh untuk menuntut kehidupan yang lebih baik.
Untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia tersebut, pada tahun 1935, Boedi Oetomo bergabung dengan Partai Bangsa Indonesia (PBI) yang didirikan oleh Dr. Sutomo. Kemudian dari dua organisasi ini melebur menjadi satu dalam partai Indonesia Raya (Parindra) yang diketuai oleh Dr. Sutomo.


Namun menurut beberapa sumber, kebangkitan nasional sebenarnya berawal dari berdirinya Sarekat Dagang Islam pada tahun 1905 di Pasar Laweyan, Solo. Sarekat ini awalnya berdiri untuk menandingi dominasi pedagang Cina pada waktu itu. Kemudian berkembang menjadi organisasi pergerakan sehingga pada tahun 1906 berubah nama menjadi Sarekat Islam.  


Untuk memperingatinya, tanggal berdirinya Boedi Oetomo yakni 20 Mei 1908, di peringati sebagai hari kebangkitan nasional.

Sumber:http://www.indoberita.com/

Rabu, 18 Mei 2016

Film Indonesia yang Menorehkan Sejarah

Siapa bilang Film Indonesia itu tidak ada yang bagus!!!!.. tahukah kamu kalo perfilman Indonesia punya sejarah panjang. Berbagai film sudah pernah diproduksi. Tiap pekan selalu ada film Indonesia yang dirilis. Generasi sekarang termasuk beruntung karena tak sempat mengalami masa ‘mati suri’ perfilman Indonesia. Sejak tahun 1993 sampai 2002 film Indonesia yang berkualitas bisa dihitung dengan jari. 

Untungnya, masih ada sineas-sineas yang optimis dan berhasil membuat film Indonesia bangkit kembali di awal tahun 2000 sampai dengan sekarang. Apa saja film-film yang masuk catatan emas atau bahkan catatan kelam dalam sejarah perfilman Indonesia? Apa saja film yang membuat industri perfilman bangkit kembali dan membuat FFI kembali dihelat?

Lalu, apa film pertama Indonesia, kenapa tanggal 30 Maret diperingati sebagai Hari Film Nasional? Apa film superhero pertama Indonesia, film apa saja yang pantas disebut fenomenal dalam berbagai aspek? Banyak film yang berhasil membuat terobosan, namun setidaknya ke-18 film ini sudah cukup untuk memaparkan hal-hal bersejarah di perfilman Indonesia. Kita simak daftarnya berikut ini.



1. Film pertama di Indonesia, Darah dan Doa.
Film Indonesia pertama yang dicatat dalam sejarah adalah Darah & Doa atau Long March of Siliwangi yang disutradarai oleh Usmar Ismail. Film ini dinilai sebagai film lokal pertama yang bercirikan Indonesia. Selain itu film ini juga merupakan film pertama yang benar-benar disutradarai oleh orang Indonesia asli dan juga diproduksi oleh perusahaan film milik orang Indonesia asli yang bernama Perfini (Perusahaan Film Nasional Indonesia) dimana Usmar Ismail tercatat juga sebagai pendirinya.

Sebenarnya, film pertama yang dibuat pertama kalinya di Indonesia adalah film bisu tahun 1926 yang berjudul Loetoeng Kasaroeng tapi dibuat oleh sutradara Belanda G. Kruger dan L. Heuveldorp. Setelah pemerintahan cukup stabil paska kemerdekaan Republik Indonesia, tibalah tanggal 30 Maret 1950 menjadi hari pertama pengambilan gambar film Darah & Doa atau Long March of Siliwangi. Karena itulah 30 Maret selalu diperingati sebagai Hari Film Nasional.




2. Film Berwana Pertama, Sembilan

Sembilan adalah Film Indonesia berwarna pertama. Film ini diproduksi tahun 1967 dengan disutradarai oleh Wim Umboh serta dibintangi oleh Gaby Mambo dan W.D. Mochtar. Ini menjadi film bersejarah karena merupakan film berwarna pertama yang seluruhnya dibuat oleh tenaga Indonesia, kecuali proses laboratoriumnya di Tokyo, Jepang.

Filmnya mengisahkan Daerah Pantai Bukit yang diperintah oleh dua kepala suku, dikuasai perompak. Kebetulan datang ke desa itu sembilan pendekar dari berbagai penjuru Nusantara dengan motif yang berbeda-beda. Ada yang mengembara, ada yang tertarik dengan adanya intan di daerah itu, tapi ada juga yang memang sengaja datang karena mendengar adanya kerusuhan. Mereka berikrar hendak membebaskan suku itu dari kekuasaan perompak.



3. Film Indonesia paling banyak ditonton anak sekolah, Peghianatan G 30 S PKI.

Film "Pengkhianatan G30 S/PKI" mulai tayang pada rentang waktu 1984 hingga 1997. TVRI menjadi stasiun televisi yang rutin menayangkan film yang dijuluki sebagai propaganda orde baru itu. Pemerintah Orde Baru memproduksi film G 30s/PKI sebagai propaganda. Anak sekolah terutama siswa SD diwajibkan untuk nonton film ini. Tak bisa dibayangkan berapa anak sekolah yang sudah nonton film ini selama bertahun-tahun lamanya.

Keluar dari sejarah kelam tersebut, banyak yang memuji film yang disutradari oleh Arifin C Noer ini sebagai film yang memiliki scoring dan penyampaian cerita yang bagus. Suasana mencekam sangat terasa saat menyaksikan film ini. Anak-anak yang pernah menyaksikan film ini di bioskop pasti akan terngiang adegan slow motion saat tentara Cakrabirawa memasuki rumah para jenderal yang akan diculik.


4. Film Indonesia peraih Piala Citra terbanyak, Ibunda.

Film Indonesia memiliki Festival Film Indonesia (FFI) yang digelar setahun sekali. Peraih penghargaan film ini berhak mendapatkan Piala Citra. Sepanjang sejarah film Indonesia, film Ibunda mendapat 9 Piala Citra pada FFI 1986. Film yang disutradari Teguh Karya ini adalah cara penggambaran sosok Ibu. Sosok Ibu justru hadir paling misterius di antara sosok anak-anaknya.

Film ini memperoleh 9 penghargaan Piala Citra pada Festival Film Indonesia tahun 1986 yang terdiri dari.
*Film Terbaik
*Sutradara Terbaik : Teguh Karya
*Pemeran Wanita Terbaik : Tuti Indra Malaon
*Pemeran Pendukung Wanita Terbaik : Niniek L. Karim
*Cerita Asli Terbaik : Teguh Karya
*Tata Sinematografi Terbaik : George Kamarullah
*Tata Artistik Terbaik : Adji Mamat Borneo
*Tata Suara Terbaik : Zakaria Rasyid
*Tata Musik Terbaik: Idris Sardi



5. Film Indonesia paling banyak protes dan membuat pengembalian Piala Citra, Ekskul.

Sejarah film Indonesia pernah diwarnai protes dan pengembalian Piala Citra. Hal itu terjadi sebentuk protes sekelompok sineas muda yang secara spontan tergabung dalam Komunitas Masyarakat Perfilman Indonesia (KMPI). Mereka kecewa dengan keputusan dewan juri yang memenangkan film Ekskul Film Terbaik tahun 2006. Kontroversi kemenangan film Ekskul dalam FFI 2006 berlanjut dengan adanya surat somasi ke produser Ekskul soal pembajakan musik.

Universal Music Indonesia menangkap bahwa Ekskul garapan sutradara Nayato Fio Nuala diduga menjiplak musik latar film Gladiator yang dibintang Russel Crowe dan Munich garapan Steven Spielberg. Judul lagu film Gladiator yang diduga dipakai dalam film Ekskul adalah Elysium. Sedangkan lagu yang dipakai dari film Munich adalah Remembering Munich karya John Williams dengan masing-masing durasi 30 detik. 

6. Film Indonesia paling laris di luar negeri, The Raid.
The Raid: Redemption merupakan film Indonesia pertama yang masuk box office Amerika Serikat (AS) dan pernah bertengger pada urutan 11 sebagai film yang paling banyak ditonton di bioskop AS. Film yang menonjolkan beladiri asli Indonesia yakni Pencak Silat ini diputar di 875 bioskop di AS. Selain di AS, film ini juga diputar dibeberapa negara lainnya.

Mengutip dari Cekricek.com, The Raid telah menyabet 3 penghargaan bergengsi dunia, antara lain Cadillacs People’s Choice Award, Toronto International Film Festival 2011 dan The Best Film sekaligus Audience Award- Jameson Dublin International Film Festival. Data penonton The Raid sebanyak 1.844.817 penonton di Indonesia. Di Amerika, The Raid: Redemption bertahan di Box Office Amerika selama 9 pekan, lebih lama dari di Indonesia, dengan pendapatan bruto $4.063.866 dan berada di posisi ke-66 dari 107 film box office. 




7. Film superhero pertama, 'Rama Superman Indonesia. Foto: Youtube

Rama Superman Indonesia menjadi film bertema superhero pertama di Indonesia. Film yang rilis pada 1974 ini dibintangi oleh August Melasz (Rama), Yenny Rachman (Lia), dan Boy Shahlani (Boy). Rama diceritakan seorang penjaja koran yang tiba-tiba mendapatkan kekuatan seperti halnya superman. Film garapan Frans Totok Ars ini tak dapat ditayangkan secara internasional karena pelanggaran hak cipta nama Superman.

Penampilan Rama juga serupa dengan superhero asal negeri paman Sam itu. Sayangnya, setelah Rama Superman Indonesia, belum banyak film bertema superhero yang dibuat Indonesia. Namun di tahun ini ada film Valentine yang menampilkan tokoh superhero wanita (diperankan Estelle Linden) dan Garuda Superhero. 





8. Film pertama dengan empat sutradara, Kuldesak. 
Jika biasanya film disutradarai oleh satu orang saja, tidak dengan 'Kuldesak (1998)'. Film yang pertama kali rilis pada era Reformasi ditangani oleh tangan dingin empat sutradara yaitu Riri Riza, Nan Achnas, Mira Lesmana, dan Rizal Mantovani. Musisi Ahmad Dhani sudah digaet untuk mengisi soundtrack film. 'Kuldesak' dibintangi oleh Oppie Andaresta, Bianca Adinegoro, Wong Aksan dan Sophia Latjuba. Film ini diputar terbatas di beberapa bioskop karena dinilai kurang menjual.

Meski tidak meraup banyak penonton, Kuldesak mengundang banyak pujian terutama dengan terobosan menggunakan empat orang sutradara. Setelah film ini, Mira Lesmana dan Riri Riza meneruskan kerjasama mereka. Melalui Miles Films, Mira dan Riri kemudian banyak membuat karya berkualitas dan sukses di pasaran.



9. Film Terbanyak Dibuatkan Sekuel


9. Film terbanyak dibuatkan sekuel, Catatan Si Boy. 
Sosok Boy (Onky Alexander) dan Emon (Didi Petet) menjadi sangat fenomenal sejak kemunculan pertamanya di film 'Catatan Si Boy (1987)'. Seperti tradisi perfilman pada umumnya, film yang sukses biasanya dibuatkan sekuel atau sambungannya. Film yang diangkat dari program radio ini menghasilkan lima film atau lima sekuel lagi di tahun 1988, 1989, 1990 dan 1991 dengan judul Catatan si Boy 2 Catatan si Boy 3, Catatan si Boy 4 dan Catatan si Boy 5.

Pada 2011 dibuat lagi film dengan judul Catatan Harian si Boy. Meski judulnya beda dan tidak lagi dimainkan Onky dan Didi, tapi yang menampilkan Ario Bayu sebagai pemeran utama seperti kelanjutan dari film-film Catatan si Boy sebelumnya. Onky Alexander dan mendiang Didi Petet hanya tampil sebagai cameo di film tersebut. Menurut data Film Indonesia, 'Catatan Si Boy' menjadi film terlaris di Jakarta tahun 1987 dengan jumalah 313.516 penonton. Jumlah ini cukup besar untuk kategori film di era 1980-an yang merupakan masa keemasan film Indonesia. Kesuksesan ini pun diikuti oleh lima sekuel setelahnya.


10. Film paling kontroversial, Arwah Goyang Jupe Depe.

Masih teringat jelas, kasus yang melibatkan artis seksi Julia Perez dan Dewi Perssik. Kedua artis ini terlibat kasus kekerasan akibat perannya di film 'Arwah Goyang Karawang (2011)'. Film produksi Sentra Mega Kreasi ini memasangkan keduanya sebagai lawan main. Tapi mereka justru terlibat perkelahian di lokasi syuting. Bahkan, keduanya harus sama-sama merasakan tidur dibalik jeruji besi.

Mungkin baru di film ini, dua pemain utama sebuah film Indonesia harus masuk penjara gara-gara perselisihan mereka di lokasi syuting. Judul film yang mengambil nama kota Karawang ini sempat mendapatkan protes dari masyarakat. Gobind Punjabi selaku produser merubah judul film menjadi 'Arwah Goyang Jupe-Depe'. Film yang sarat dengan kontroversi ini memang cukup sukses mengundang penonton. Strategi ini ternyata diikuti sejumlah produser dan pembuat film lainnya.


11. Film komedi terlaris, Maju Kena Mundur Kena. 
Komedi menjadi salah satu genre film yang paling diminati masyarakat Indonesia. Konsep cerita yang ringan membawa penonton terhanyut dalam suasana dalam film. Warkop DKI (Dono, Kasino, Indro) menjadi yang paling sering membintangi film komedi. Setidaknya, sudah 34 judul film komedi yang mereka bintangi. 'Maju Mundur Kena' menjadi film komedi terlaris Warkop.

Menurut data Film Indonesia, film garapan Arizal ini berhasil menjadi fil terlaris pertama di Jakarta pada 1983 dengan jumalah penonton 658.896 orang. Nilai ini terbilang fantastis di era awal 80-an. Lalu ada film 'Comic 8' menjadi film terlaris di tahun 2014. Film garapan Anggy Umbara ini berhasil menyita perhatian 1.624.067 penonton. Kesuksesan ini menginspirasi Anggy untuk membuat sekuel berikutnya, 'Comic 8: Casino Kings' yang akan dirilis di tahun ini. Yang menarik, Indro ikut bermain di kedua film tersebut




12. Film musikal pertama, Tiga Dara. 

Saat ini, kita sangat jarang menemui film bertemakan musikal. Siapa sangka, Indonesia telah memproduksi film musikal di jaman awal kemerdekaan. '3 Dara' menjadi film musikal pertama Indonesia. Film yang pertama kali rilis 1956 ini disutradarai oleh mendiang Usmar Ismail. Film inidibintangi oleh Chitra Dewi (Nunung), Mieke Wijaya (Nana), dan Indriati Iskak (Neni). Tak hanya ketiga aktris muda ini, Rendra Karno, Bambang Irawan, dan Fifi Young juga turut memperkuat film ini.

Film '3 Dara' berhasil menyabet penghargaan di Festival Film Indonesia 1960 untuk tata musik terbaik oleh Sjaiful Bachri. Setelah 3 Dara, Usmar Ismail kembali membuat film musikal bertajuk Asrama Dara. Keberhasilan kedua film tersebut menjadi pemicu para sineas Indonesia untuk lebih banyak lagi membuat film musikal.



13. Film Format Digital Pertama yang Diputar di Bioskop
Jelangkung termasuk film fenomenal. Jargon ‘Datang tak dijemput pulang tak diantar’ kembali populer dan membuat film ini semakin dikenal. Film yang dirilis pada 2001 ini awalnya tidak direncanakan diputar di bioskop. Film horror besutan Jose Poernomo dan Rizal Mantovani ini dibuat dalam format digital karena rencananya akan ditayangkan di sebuah stasiun televisi swasta yang waktu itu baru akan launching. Namun salah seorang produser film ini, Erwin Arnada, memberanikan diri memutuskan memutar Jelangkung di bioskop. Karena termasuk film Indonesia pertama yang memakai format digital, baru satu bioskop yang siap memutar Jelangkung.

Hasilnya, Jelangkung ternyata diserbu penonton. Bahkan salah satu ticket box di bioskop tersebut sampai sempat rusak karena banyak yang emosi gara-gara kehabisan tiket. Melihat antusiasme yang sangat tinggi, akhirnya jaringan bioskop 21 membeli hak tayang Jelangkung dan memutarnya di 25 jaringan bioskop mereka. Menurut sejumlah sumber, Jelangkung mengumpulkan sekitar 1,3 juta penonton. Keberhasilan itu melambungkan nama Rizal Mantovani dan Jose Poernomo sebagai kampiun pembuat film horor. Jelangkung sempat dibuatkan sekuel yaitu Tusuk Jelangkung dan Jelangkung 3.

14. Film Pertama yang Sukses Saat Perfilman Indonesia Mati Suri

Perfilman Indonesia sempat mengalami masa suram di awal 1990-an sampai tahun 2000. Ada beberapa film yang diproduksi selama era ‘mati suri’ tersebut, seperti Kuldesak (1998) dan Bintang Jatuh (2000). Namun kebanyakan diputar secara terbatas sehingga kurang sukses secara komersil. Baru di pertengahan 2000 beredar film Petualangan Sherina yang merupakan film musikal. Di tengah lesunya film Indonesia, tanpa disangka film yang disutradarai Riri Riza dan Mira Lesmana ini ternyata berhasil meraih sukses.

Film ini diperankan oleh Sherina Munaf dan Derby Romero. Popularitas Sherina yang saat itu sedang melambung sebagai penyanyi anak-anak sangat membantu keberhasilan film ini. Kabarnya, film ini ditonton sekitar 1,4 juta penonton selama diputar di bioskop. Padahal saat itu jaringan bioskop 21 lebih didominasi film-film Hollywood. Riri Riza dan Mira Lesmana pun makin solid dan bersemangat dalam membuat film.




15. Film dengan Soundtrack Paling Fenomenal

Di perfilman Indonesia, album soundtrack yang menjadi pionir adalah Badai Pasti Berlalu (1977). Film ini diangkat dari novel berjudul sama karya Marga T. Sutradara Teguh Karya meminta Eros Djarot untuk membuat musik dan lagu-lagu yang bisa mewakili cerita filmnya. Lagu-lagu yang dibawakan Chrisye dan Berlian Hutahuruk ternyata banyak disukai. Dampak album itu egitu luar biasa, melebihi filmnya sendiri.

Cover albumnya yang menampilkan Christine Hakim sedang berlari sangat populer dan ikonik. Bahkan pada 2007 lalu, album soundtrack Badai Pasti Berlalu menempati urutan pertama dalam daftar 150 Album Indonesia Terbaik versi majalah Rolling Stone Indonesia. Albumnya memang sukses besar. Tapi itu mungkin tak akan terjadi kalau tak ada film Badai Pasti Berlalu. Rasanya pantas kalau film ini dinilai sebagai film dengan soundtrack paling fenomenal sepanjang sejarah perfilman Indonesia. 

16. Film yang Memicu Diadakannya Kembali Festival Film Indonesia


Siapa yang belum menyaksikan film Ada Apa Dengan Cinta? (AADC?). Film yang dirilis pada 2002 ini kembali membuktikan tangan dingin dynamic duo Mira Lesmana dan Riri Riza. Namun kali ini mereka hanya sebagai produser. Kursi sutradara diduduki Rudi Soedjarwo. Idola baru pun lahir yaitu Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra. Puisi-puisi lama karya Chairil Anwar kembali mengemuka. Kabarnya, AADC? ditonton lebih dari 2 juta orang saat tayang di bioskop. 

Album soundtrack yang digarap Melly Goeslaw dan Anto Hoed juga meraih sukses. Tapi yang tak kalah penting, AADC? jadi pemicu utama diadakannya kembali Festival Film Indonesia (FFI). Keberhasilan Petualangan Sherina, Jelangkung dan kemudian AADC? memantapkan rencana untuk kembali menyelenggarakan FFI yang terakhir diadakan pada 1992. Setelah 12 tahun kemudian, FFI kembali digelar pada 2004. Hasilnya, AADC? meraih sejumlah piala termasuk untuk Sutradara Terbaik dan Aktris Terbaik.

17. Film Biografi Terlaris

Film berdasarkan biografi dari tokoh-tokoh terkenal sudah banyak dibuat. Namun yang terlaris sampai saat ini adalah film Habibie & Ainun tentang kisah cinta BJ Habibie, Presiden Ketiga Republik Indonesia. Film yang dirilis pada Desember 2012 ini ditonton lebih dari 4 juta orang di bioskop. Habibie & Ainun diangkat dari buku atau memoir berjudul sama yang ditulis sendiri oleh Habibie. Kisah cinta Habibie dan Ainun yang diselingi berbagai peristiwa politik ternyata disukai banyak orang. 

Reza Rahadian dan Bunga Citra Lestari tampil bagus dan kompak sebagai Habibie dan Ainun. Akting Reza banyak mendapat pujian termasuk dari Habibie sendiri Reza pun mendapatkan Piala Citra sebagai Aktor Terbaik di FFI 2013. Lagu soundtracknya yang berjudul Cinta Sejati dan dibawakan Bunga Citra Lestari juga sempat menjadi hits. 





18. Film Terlaris

Laskar Pelangi adalah film yang luar biasa. Bukan saja punya kualitas bagus tapi juga sukses secara komersil. Bahkan sampai saat ini masih menjadi film Indonesia terlaris. Laskar Pelangi yang dirilis pada September 2008 disutradarai Riri Riza dan diproduseri Mira Lesmana. Mereka mengulang kesuksesan Petualangan Sherina (2000) dan bahkan lebih baik lagi. Laskar Pelangi sudah ditonton sekitar 4,6 juta orang di bioskop dan diadaptasi dari novel laris berjudul sama karya Andrea Hirata. 

Laskar Pelangi mendapat pujian karena mengangkat tema pendidikan anak-anak dan menampilkan pesona daerah Belitung. Bahkan ada tur yang dinamakan ‘Laskar Pelangi’ untuk menapaktilasi lokasi syuting film tersebut yang indah dan mempesona. Film ini menampilkan anak-anak Belitung asli yang baru pertama kali bermain film di Laskar Pelangi. Keberhasilan Laskar Pelangi diikuti dengan dibuatnya Sang Pemimpi dan kemudian Edensor yang juga diangkat dari novel karya Andrea Hirata.

Na demikian seberapa film Indonesia yang berhasil mencatat sejarah.. di tahun 2016 ini, telah banyak film Indonesia yang telah tayang di Bioskop. dan menurut saya beberapa diantaranya adalah Film terbaik yang pernah ada di Indonesia. di artikel selanjutnya akan kita bahas tentang film-film yang sudah tayang dibioskop tahun ini... ok...