Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2013

Belajar untuk hidup, hidup untuk belajar!!!

Gambar
“tiada hari tanpa belajar” , “hidup ini adalah pembelajaran”.
Sering denger orang ngomong kaya gitu, apalagi kalau orang yang ngomong dah masuk kategori suhu ataw master dalam bidang pemberian nasihat dan wejangan, ujungnya pasti bilang kaya gitu.
Memang , belajar itu ga bisa lepas dari hidup, katanya juga yang udah males belajar mah mending mati aja.. (wiw keras juga yah). , mungkin maksudnya kalo yang udah males belajar sama aja dengan dah ga mau tau lagi tentang hidup ini jadi mending mati aja. , ..waduh..waduh
belajar untuk.. ya belajar untuk kehidupan yang lebih baik. Bayi pun hari demi hari hidupnya dilewati dengan belajar, belajar jalan, belajar bicara, belajar dengar, belajar minta, belajar merengek, wow,.. bahkan bayi pun belajar untuk hidupnya.
Bahkan dengan semakin bertambahnya usia harusnya semakin banyak belajar, dan memang semakin banyak sih (meureun) , tapi sepertinya belajar untuk hidup ini sedikit sekali disadarinya, atau frame tentang belajar yang sempit , dari dulu belaj…

Macam-Macam Gelar

Gambar
Macam-macam Gelar, yaitu :  Gelar Akademik Gelar Profesi Gelar Vokasi Gelar Macem-macem
1. Gelar Akademik Gelar akademik atau gelar akademis adalah gelar yang diberikan kepadalulusan pendidikan akademik bidang studi tertentu dari suatu perguruan tinggi. Gelar akademik kadangkala disebut dengan istilahnya dalam bahasa Belanda yaitu titel (dari bahasa Latin titulus). Gelar akademik terdiri dari sarjana (bachelor) magister (master), dan doktor (doctor)
a. Sarjana (S1) Sebelum tahun 1993, gelar sarjana yang ada di Indonesia antara lainDoktorandus (Drs.), Doktoranda (Dra.), dan Insinyur (Ir.). Setelah tahun 1993, penggunaan baku gelar sarjana yang ada di Indonesia antara lain
Sarjana Kesehatan Masyarakat (S.KM) Sarjana Ekonomi (S.E.) Sarjana Hukum (S.H.) Sarjana Teknik (S.T.) Sarjana Teknologi Pertanian (S.TP) Sarjana Agama (S.Ag.) Sarjana Pendidikan (S.Pd.) Sarjana Komputer (S.Kom.) Sarjana Psikologi (S.Psi) Sarjana Sosial (S.Sos) – Bidang Study Ilmu Administrasi Niaga atau Negara Sarjana Pendidikan Islam (S.Pd.I…

Anak-anak miskin.. sumber : google gambar

Gambar
Anak-anak miskin.. sumber : google gambar
Mari mendidik Anak-anak kita untuk peduli terhadap sesamanya.... ajari mereka rasa syukur kepada Tuhan.





























3 Kalimat Ini Pantang Diucapkan Saat Mendidik Anak

Gambar
Menjadi orang tua berarti Anda menjadi contoh bagi anak. Oleh karena itu tuntutan untuk menjadi figur yang baik bagi anak tidak hanya ditunjukkan melalui sikap tetapi juga melalui perkataan Anda.
Anak dalam masa pertumbuhannya akan cepat menyerap dan memasukkan setiap kata yang dikeluarkan orangtuanya. Sehingga, perhatikanlah beberapa kalimat yang akan Anda sampaikan seperti yang dikutip pada Times of India, Kamis (2/5/2013).
1. "Kalau kamu... maka ibu/ayah akan memberimu... "
Biasanya dalam keadaan mendesak Anda akan mengatakan "Kalau kamu berperilaku baik, ibu/ayah akan memberikan..." beragam pilihan tentu akan disebutkan seperi waktu bermain ekstra, permen, coklat, atau mainan baru. Memberikan imbalan seperti ini adalah metode tertua dalam mengasuh anak, tetapi Psikiater dr Pervin Dadachanji ini dapat menjadi hal yang serius.
"Memberikan penawaran secara teratur pada anak akan membuat perilakunya tergantung pada stimulus eksternal. Jika anak mendapatkan imbalan…