SEA Games Buka Hanya Cabang Sepakbola saja.


Hari ini adalah hari penutupan SEA Games. Dan hari ini kita seluruh rakyat Inonesia. Patut bersukaria, karena para atlet Negara kita dari berbagai cabang olahraga telah perjuang mendapatkan medali. Berkat perjungan mereka, Negara kita keluar sebagai Juara umum SEA Games 2011 dengan mengumpulkan 181 emas, 151 perak dan 142 perunggu.

1000 Altet Negara kita telah berjuang sekuat tenaga, guna mendapatkan medali untuk mengharumkan Nama Indonesia. Oleh karena itu, kita patut berterima kasih kepada para atlet dari Negara kita ini. Kita patut bersyukur kepada Tuhan yang Mahakuasa, karena Negara kita memiliki para aktlet yang tangguh dan berprestasi.

Kemarin kita memang kalah di cabang sepakbola. Sepertinya kecewa mendalam dirasakan seluruh raktyat Indonesia. Terlebih karena kita kalah dari negara Malaysia. Banyak yang mengatakan bahwa “percuma kita rebut juara umum, tapi kita kalah dalam cabang sepabola”. Tetapi sebenarnya SEA Games ini apakah hanya cabang sepakbola? Jadi para atlet lain dari cabang olahraga lain yang telah mempersembahkan Medali Emas, itu tidak kita anggap, lantaran kita kalah di cabang sepakbola?
Jika demikian pemikiran kita, sebaiknya SEA Games berikutnya kita hanya mengikuti cabang sepakbola. Karena kalau kita menang di  cabang ini maka kita sudah puas karena berhasil merebut Medali Emas di cabang sepakbola. cabang lain nda perluh kita ikuti. Karena kalau kita tetap kalah dicabang sepakbola, kita tetap gagal merebut juara umum SEA Games. Kasihan para atlet dari cabang olahraga lain, sudah berjuang demi medali tetapi sia-sia karena cabang sepakbola nda mendapat medali(menang).

Mengenai pendapat bahwa  “Kita tidak boleh kalah dari Malaysia”,  trus kita hanya mengambil dari cabang sepakbola saja, maka kita mungkin tidak menghargai altet lain. Dicabang lain, kita justru lebih banyak mengalakan Malaysia. Contohnya di cabang bulutangkis, Negara kita mengalakan Malaysia. Begitu juga dari cabang lain. Malaysia memang mengalakan kita di cabang sepakbola, tapi tidak dicabang lain. Bahkan kita lebih banyak mengalakan meraka. So, jangan terlalu kecewa dengan kekalahan kita dicabang sepakbola. Karena walau kita kalah dicabang ini, kita tetap menjuari SEA Games 2011.

Negara kita memang dipecundangi dalam cabang sepakbola. Tetapi.. Negara kita INDONESIA    yang perkasa ini, lebih banyak mempecundangi Negara lain. 1 cabang kita dikalahkan.. kita akan balas di cabang lain. Kalau anggapan kalo kita selalu kala di cabang sepakbola  dari Negara Malaysia. Terus kita menganggap bahwa Malaysia lebih unggul dari kita… tapi… tunggu dulu kawan…. Sekali lagi, SEA Games bukan hanya cabang sepakbola. Negara kita ini adalah penguasa SEA Games. Indonesia adalah negara yang paling habat dan ditakuti saat mengikuti laga olahraga Sea Games. Bahkan dalam kurun dua puluh tahun sejak tahun 1977 hingga 1997 berturut-turut hampir selalu Indonesia menjadi juaara umum Sea Games.
Walaupun tidak termasuk salah satu negara yang mengikuti SEA Games dari awal, prestasi Indonesia di kancah olah raga se-Asia Tenggara tak bisa dipandang sebelah mata. SEA Games pertama diadakan di Bangkok pada 12-17 Desember 1959, namun Indonesia baru berpartisipasi pada tahun 1977.
Sepanjang sejarah SEA Games, Indonesia berada di posisi teratas perolehan medali yaitu sebanyak 3934. Pada 1997 saat menjadi tuan rumah, Indonesia merebut 194 medali emas. Di SEA Games yang ke 19 tersebut, Indonesia memperoleh rekor perolehan medali emas terbanyak sepanjang sejarah SEA Games.
So. Ayo… kita bergembira dan bersorak-sorai, karena kita kembali merajai SEA Games.
Daftar  Negara Juara umum di SEA Games Sepanjang sejarah
Tahun
Acara
Tuan Rumah
Negara
Juara Umum
1977
IX
Kuala Lumpur
*Malaysia
Indonesia
1979
X
Jakarta
Indonesia
Indonesia
1981
XI
Manila
 Filipina
Indonesia
1983
XII
Singapura
Singapura
Indonesia
1985
XIII
Bangkok
Thailand
Thailand
1987
XIV
Jakarta
Indonesia
Indonesia
1989
XV
Kuala Lumpur
Malaysia
Indonesia
1991
XVI
Manila
Filipina
Indonesia
1993
XVII
Singapura
Singapura
Indonesia
1995
XVIII
Chiang Mai
Thailand
Thailand
1997
XIX
Jakarta
Indonesia
Indonesia
1999
XX
Bandar Seri Begawan
Brunei
Thailand
2001
XXI
Kuala Lumpur
Malaysia
Malaysia
2003
XXII
Hanoi
Vietnam
Vietnam
2005
XXIII
Manila
Filipina
Filipina
2007
XXIV
Nakhon Ratchasima
Thailand
Thailand
2009
XXV
Vientiane
Laos
Thailand
2011
XXVI
Palembang
Indonesia
Indonesia






















“Ayo, Indonesia Bisa!!, “Ayo, Indonesia Juara !!”




 

Postingan populer dari blog ini

Nama Panggilan Untuk Pacar Unik Tapi Mesra

Sebuah Kisah Nyata Tentang Perjuangan CINTA