Van Nistelrooy Tutup Buku dari Dunia Sepakbola

Ruud Van Nistelrooy

Kabar mengejutkan datang dari mantan pemain Tim Nasional Belanda, Ruud Van Nistelrooy. Dia memutuskan mengakhiri perjalanan panjangnya di dunia sepakbola.

Pemain berusia 35 tahun itu memutuskan tak memperpanjang kontraknya bersama Malaga yang bakal kadaluarsa akhir musim ini. Keputusan ini memang cukup mengagetkan, pasalnya Malaga sendiri lolos ke Liga Champions musim depan.

Alasan dibalik keputusan mantan punggawa Manchester United itu gantung sepatu adalah karena dirinya merasa sudah tak lagi memiliki stamina mumpuni untuk berlaga di level sepakbola Eropa.

“Kemarin adalah pertandingan terakhir selama karier profesional saya. Kini waktunya gantung sepatu. Saya sudah tidak lagi memiliki stamina yang layak sehingga tidak dapat bermain maksimal,” akunya sebagaimana dilansir Goal

“Saya bangga telah memenangkan berbagai gelar bagi tim dan individu. Ini adalah kepuasan terbesar atas kerja keras saya dari hari ke hari, tahun ke tahun,” ia meyakinkan.

Van Nistelrooy memulai karirnya bersama klub Eerstedivisie Belanda, Den Bosch pada 1993 sebelum bergabung denngan Heerenven empat musim kemudian.

Setelah satu musim di Friezen, Van Nistelrooy pindah ke PSVEindhoven , dimana ia berkesempatan masuk Timnas Belanda. Usai menjalani musim sukses di Eidhoven, selanjutnya ia diboyong Manchester United.

Ruud menjadi pemain kunci di Old Traffold dan mencetak 150 gol dari 219 penampilannya bersama ‘The Red Devil’.

Sang striker kemudian hijrah ke Real Madrid pada musim 2006, dimana ia memperoleh dua gelar La Liga.

Sempat bergabung bersama Hamburg dengan status pinjaman selama 18 bulan, sebelum akhirnya berlabuh di Malaga pada awal musim 2011/2012.

Di usianya yang ke-35, mantan bomber Belanda ini telah tampil di 70 pertandingan bersama timnya dan mencetak 35 gol. Ia tampil di Piala Eropa 2004 dan 2008, serta Piala Dunia 2006.

Total gol yang dikoleksi Ruud van Nistelrooy sepanjang kariernya mencapai 347 dari 588 penampilannya di level klub. Van nistelrooy juga menjadi pencetak gol terbanyak kedua di Liga Champions dengan torehan 56 gol.

“Saya sangat berterima kasih kepada Malaga, fans Den Bosch, Heerenveen, PSV, Manchester United, Real Madrid dan Hamburg,” tutupnya.[yob]

Postingan populer dari blog ini

Nama Panggilan Untuk Pacar Unik Tapi Mesra

Sebuah Kisah Nyata Tentang Perjuangan CINTA