Salah Jurusan, Haruskah Berhenti Kuliah?

Jika seandainya Anda berhenti kuliah, dan berencana mengambil jurusan lain, Anda harus mengenal jurusan itu dengan baik.


T:
Saat ini saya masih berkuliah, namun saya merasa salah memilih jurusan. Saya sedang bimbang karena merasa tak nyaman melanjutkan kuliah. Salahkah jika saya berhenti kuliah karena salah memilih jurusan? Apa yang sebaiknya saya lakukan? Terima kasih. (Andi Tri, 18)

J:
Mas Andi yang baik,
Merasa bimbang karena tidak nyaman untuk melanjutkan kuliah adalah sebuah kondisi yang tidak menyiksa di hati. Dan saya bisa merasakan perasaan Anda saat ini. Antara ingin segera berlari meraih impian dan me-manage hati yang sedang bimbang. Al hasil, Anda tidak jadi ke mana-mana. Yang ada hanyalah penyesalan dan kegalauan. Iya, kan?

Jadi, apa yang perlu Anda lakukan untuk menghadapi kondisi ini agar segera berlari meraih impian? Tiga hal yang perlu Anda lakukan mulai sekarang adalah:
1. Bertanya kepada diri Anda sendiri dengan tiga pertanyaan berikut dan jawablah dengan jujur:
Apa alasan saya yang sebenarnya saat itu hingga saya mengambil jurusan ini?
Sebenarnya, saya ingin menjadi apa?
Apa yang membuat saya merasa salah mengambil jurusan?
Seberapa sering saya merasa ragu atas keputusan-keputusan saya saat ini?
Benarkah berhenti kuliah adalah keputusan terbaik saya? Apa yang akan saya lakukan selanjutnya?

Dengan menjawab jujur ke-5 pertanyaan tersebut di atas, Anda menjadi lebih tahu dimana Anda saat ini berada, dan menemukan jawaban pertanyaan tentang mengapa Anda merasa salah mengambil jurusan. Ini adalah dasar untuk Anda melangkah.

2. Jika seandainya Anda berhenti kuliah, dan berencana mengambil jurusan lain, Anda harus mengenal jurusan itu dengan baik. Ini untuk menghindari Anda dari mengulang kesalahan yang sama. Karena, orang yang bijaksana itu tidak mau mengulangi kesalahan yang sama dalam hidupnya. Untuk mengenalnya dengan baik, carilah informasi tentang jurusan yang akan Anda ambil. Kelak, Anda akan menjadi "apa" jika lulus dari jurusan itu? Benarkah itu yang Anda inginkan?

Bertanggung-jawablah atas setiap keputusan yang Anda ambil. Tetap di jurusan Anda sekarang atau pindah jurusan, semuanya ada di tangan Anda. Tidak ada yang salah dengan pindah jurusan. Dan tidak ada yang salah pula jika Anda tetap pada jurusan Anda sekarang. 

Yang salah adalah jika Anda tidak bertanggung-jawab atas setiap keputusan yang Anda ambil; jika Anda tidak mau menghadapi segala resikonya dan jika Anda kembali mengulang kesalahan yang sama dengan sebelumnya.

3. Bicaralah dengan kedua orang tua Anda. Ungkapkan segala uneg-uneg Anda dan tanyakan apa pendapat mereka. Jangan lupa, tunjukkan bahwa Anda adalah seorang anak laki-laki yang bertanggung-jawab. Artinya, jika Anda bersikeras untuk meninggalkan jurusan Anda sekarang dan pindah ke jurusan baru, buktikan prestasi Anda. Bukan keluhan, apalagi kegalauan. Saatnya melangkah dengan penuh tanggung-jawab!

Ainy Fauziyah, CPC
Leadership Motivator & Coach
Penulis buku best seller "Dahsyatnya Kemauan"

www.ainymotivationclass.com

Postingan populer dari blog ini

Nama Panggilan Untuk Pacar Unik Tapi Mesra

Sebuah Kisah Nyata Tentang Perjuangan CINTA